Angin dan awan di Caracas telah menunda serangan selama beberapa hari, tetapi pada hari Jumat, cuaca membaik. Bulan purnama bersinar terang, dan langit sebagian besar cerah — kondisi yang dapat diterima bagi para pilot dan awak pesawat.
“Semoga berhasil dan Tuhan memberkati,” kata Trump kepada para pemimpin militer, kata-kata yang mereka sampaikan melalui rantai komando, kata Caine.
Ketika Pasukan Delta menerobos masuk ke kediaman Maduro, dia dan istrinya “benar-benar terkejut,” kata Caine. Maduro mencoba melarikan diri ke tempat yang digambarkan Trump sebagai ruang aman baja tetapi tidak berhasil tepat waktu. Pasukan tersebut menahan Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Baku tembak terjadi setelah Maduro ditangkap, kata Caine, dan sebuah helikopter AS terkena tembakan. Tidak ada warga Amerika yang tewas, meskipun ada beberapa tentara AS yang terluka, semuanya dalam kondisi stabil, menurut seorang pejabat AS dan seorang pejabat Gedung Putih.
Pada pukul 3:30 pagi ET, pasukan AS telah keluar dari negara itu dengan selamat, kata Caine. Pada saat itu, udara di Caracas berbau mesiu dan asap. Kedutaan Besar AS di Venezuela memperingatkan warga Amerika di sana untuk berlindung di tempat aman.
Kurang dari satu jam kemudian, Trump menyampaikan berita tersebut kepada dunia melalui media sosial.
“Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang telah ditangkap bersama istrinya dan diterbangkan keluar negeri,” tulisnya.
Sebuah foto yang diunggah Gedung Putih pada Sabtu pagi menunjukkan Maduro di atas kapal serbu USS Iwo Jima mengenakan pakaian olahraga, diborgol, dan ditutup matanya.
Pada pukul 16.30 ET, Maduro sudah berada di New York. Ia tiba di Bandara Stewart di New Windsor, sebelah utara Kota New York. Puluhan petugas penegak hukum mengapit Maduro saat ia berjalan tertatih-tatih menuju hanggar. Ia dan istrinya akan diangkut ke penjara di Kota New York pada hari itu juga. Pada hari Senin, Maduro diperkirakan akan menjalani sidang pertamanya.
Ia dan para tersangka lainnya menghadapi tuntutan atas skema di mana “siklus korupsi berbasis narkotika memperkaya para pejabat Venezuela dan keluarga mereka sekaligus menguntungkan teroris narkoba yang beroperasi tanpa hukuman di wilayah Venezuela dan yang membantu memproduksi, melindungi, dan mengangkut berton-ton kokain ke Amerika Serikat,” demikian tuduhan dalam dakwaan tersebut.




































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Selamat untuk Gubernur BI. Semoga rupiah makin anjlok lagi. Orang…
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Uni…
Lagi, Ade Armando dan Permadi…
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Nggak berlaku dolar di desa-desa. Dolar cuma berlaku yang ingin…
Selamat untuk Gubernur BI. Semoga rupiah makin anjlok lagi. Orang…
Cara bayar bantusaku lewat m-banking bca Anda dapat membayar angsuran…
Cara bayar bantusaku Anda dapat membayar angsuran bantusaku dengan menghubungi…
Cara bayar tagihan bantusaku Anda dapat membayar angsuran bantusaku dengan…
Berita Terpopuler