BANDA ACEH – Nama M Arief Rosyid Hasan kembali menjadi sorotan dan pembicaraan publik.Pasalnya, mantan Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) itu tampil lantang membela Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, di tengah isu yang belakangan beredar.
Arief Rosyid Hasan yang juga Eks Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Prabowo–Gibran menilai kedekatan Bahlil dengan Presiden Prabowo Subianto justru menjadi kekuatan penting bagi stabilitas pemerintahan.
“Pak Bahlil itu dekat sekali dengan Presiden. Menurut saya, isu-isu di luar sana ya enggak ada artinya,” kata Arief, Sabtu, 3 Januari 2026.
Sebagai politisi Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Arief menegaskan sikap totalnya dalam membela Bahlil.
“Selama darahnya masih aktivis, apalagi warnanya sama-sama kita, jangankan benar, salah pun harus kita bela,” ujarnya.
Ia bahkan menyatakan siap berhadapan dengan siapa pun yang dinilai mengganggu posisi Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
“Jadi kalau saya ya, saya akan hadapi gitu, termasuk senior-senior ya, kalau dia ganggu ketua umum,” tegas Arief.
Di tengah sorotan terhadap Arief, perhatian publik juga tertuju pada sosok istrinya, Siti Zahra Aghnia.
Perempuan berdarah Aceh, Padang, dan Sunda tersebut saat ini diketahui menjabat sebagai Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga sejak 1 Februari 2024.
Profil M Arief Rosyid Hasan
M Arief Rosyid Hasan lahir di Makassar pada 4 September 1986. Ia merupakan lulusan Sarjana Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin.
Pendidikan lanjutannya ditempuh di Universitas Indonesia dengan meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat, hingga akhirnya menyelesaikan program Doktor Kesehatan Masyarakat di kampus yang sama pada 2023.
Berdasarkan riwayat karier yang tercantum di laman LinkedIn-nya, Arief mengawali perjalanan profesional sebagai Assistant Manager di PT Bank Central Asia Tbk pada 2003–2006.
Ia kemudian berkarier di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai auditor di sejumlah bank pelat merah, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2008–2011), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2013–2017), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017–2018).
Seperti nasib istrinya saat ini, Arief juga dipercaya menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk sejak 2021.
Namun, ia akhirnya mengundurkan diri pada November 2023 sebagai konsekuensi pilihannya bergabung bersama TKN Fanta Prabowo-Gibran menjelang Pemilihan Presiden 2024.

























































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler