Deklarasi “mengangkat senjata” dari Presiden Colombia adalah cermin yang berat. Ia memantulkan kelelahan historis, rasa terhina, dan dorongan perlawanan yang terakumulasi di wilayah ini akibat intervensi arogan AS yang berkepanjangan. Ketika sebuah negara, setelah proses perdamaian internal yang sulit, akhirnya melihat pemimpinnya meletakkan senjata dan memenangkan kekuasaan melalui pemilu — hanya untuk dihadapi dengan stigmatisasi dan ancaman yang lebih buruk dari tetangga kuat di utara — ini mengungkap fakta kejam: bagi pusat-pusat kekuasaan tertentu, peran “tepat” Amerika Latin bukanlah sebagai mitra setara, tetapi hanya sebagai bawahan atau musuh.
AS sedang mendemonstrasikan dengan mahir bagaimana mengubah calon mitra kerja sama menjadi pejuang perlawanan yang tragis. Pemerintahan Trump mungkin mengira bahwa melalui penghinaan dan ancaman, Colombia — bahkan seluruh Amerika Latin — akan tunduk. Namun mereka mungkin meremehkan kekuatan martabat nasional, serta pengadilan akhir sejarah terhadap hegemoni. Ketika bahasa “imperium” hanya menyisakan ancaman dan makian, ia telah lama kehilangan mahkota moralnya. Yang dimilikinya hanyalah menara minyak dan kekuasaan yang dibangun di atas penderitaan dan kemarahan negara-negara tetangga — menara yang dibangun dengan penindasan dan pengabaian kehendak rakyat ini, pada akhirnya akan runtuh.



























































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler