NASIONAL
NASIONAL

Usai Jokowi Maafkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, Pengacara Ungkap Target, Roy Suryo Cs Keukeuh

Jadi itu bukanlah satu kesepakatan yang dibangun terlebih dahulu dengan para tersangka lainnya gitu,” tegasnya.

Rismon Menunggu Keterangan Eggi

Di acara Metro TV, tersangak lain, Rismon Sianipar menegaskan tidak akan meminta maaf sampai kapanpun.

“Sampai detik ini dan sampai kapan kita mempercayai bahwa bukti akademik dan bukti ilmiah itu sampai saat ini tidak terbantahkan,” katanya.

Rismon menyebut transkrip nilai membantah keaslian ijazah Jokowi.

“Di samping bukti akademik juga kami punya bukti ilmiah. Jadi tidak ada rencana apapun untuk apa maaf memaafkan,” katanya.

Rismon justru mengungkap rumor adanya keterlibatan penyidik atau pejabat Polda Metro Jaya di dalam pertemuan antara Eggi Sudjana, Damai Hari Lubis dan Jokowi.

“Terus kalau memang ada konteksnya secara etika dan profesionalisme itu bagaimana? itu menjadi wacana publik nanti,” katanya.

Rismon menyebut kunjungan Eggi dan Damai ke rumah Jokowi tidak dikomunikasikan dengan dia maupun timnya.

Karena itu dia sangat terkejut dan kecewa mengapa hal itu tidak dikomunikasikan dengan pihaknya.

Padahal, lanjut Rismon, di awal-awal kasus ini, Eggi Sudjana lah yang mengundang dia, Roy Suryo dan dr Tifa untuk menjadi ahli TPUA di kasus yang dilaporkan ke Bareskrim.

“Nah, jangan sampai sekarang justru seperti lepas tangan dan tidak ada info sama sekali dan tidak ada konfirmasi sampai detik ini ya,” katanya.

Saat ini, Rismon menunggu Eggi dan Damai untuk menjelaskan apa yang terjadi dalam pertemuan tersebut.

“Yang terima kami hanya mendengar rumors-rumors. Salah satunya tadi ya keberadaan penyidik maupun pejabat PO Metro Jaya ee katanya juga tidak ada maaf-maafan gitu,” katanya.

Eggi Sudjana Akhirnya Bersuara

Aktivis hukum Eggi Sudjana akhirnya merespons derasnya spekulasi publik terkait pertemuan tertutupnya dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah.

Namun alih-alih langsung membuka isi pertemuan, Eggi justru memilih menahan penjelasan dan meminta publik menunggu waktu yang ia tentukan sendiri.

Sikap itu kian memantik perhatian karena pertemuan tersebut terjadi saat Eggi berstatus tersangka dalam perkara dugaan tudingan ijazah palsu Jokowi.

Di ruang digital, tafsir berkembang liar, dari dugaan permintaan maaf hingga asumsi adanya upaya penyelesaian personal di luar jalur hukum.

Eggi tidak membantah, juga tidak membenarkan. Ia hanya memberi satu penanda waktu.

“Jumat (16/1) depan insyaaAllaah saya jelaskan ya,” kata Eggi singkat, Sabtu (10/1/2026), dikutip SURYA.co.id dari Tribunnews.

Kalimat itu sederhana, namun cukup untuk menunda sekaligus menjaga tensi publik tetap menyala

image_print
1 2
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website