Yogyakarta — Dalam rangka mendukung kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah, kebutuhan akan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang profesional, aman, dan patuh regulasi menjadi semakin penting.
Menjawab kebutuhan tersebut, Jogja Tourism Training Center (JTTC) hadir sebagai lembaga pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang siap menjadi mitra strategis bagi pengelola SPPG di berbagai daerah di Indonesia.
JTTC merupakan lembaga pelatihan yang berfokus pada pengembangan kompetensi SDM di bidang pariwisata, pelayanan, dan tata boga.
Dengan pengalaman menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi berbasis standar nasional, JTTC kini memperluas perannya untuk mendukung kebutuhan pelatihan teknis, manajerial, hingga sertifikasi bagi dapur SPPG yang terlibat langsung dalam pelaksanaan MBG.
Menjawab Tantangan Implementasi SPPG di Lapangan
Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program distribusi makanan, tetapi sebuah sistem besar yang menuntut standar tinggi pada aspek keamanan pangan, kualitas gizi, kebersihan dapur, serta kompetensi SDM yang terlibat.
Dalam praktiknya, banyak pengelola SPPG menghadapi tantangan mulai dari keterbatasan pemahaman keamanan pangan, belum adanya SOP dapur yang baku, hingga belum terpenuhinya kewajiban sertifikasi tenaga kerja.
JTTC hadir sebagai solusi terpadu untuk menjawab tantangan tersebut. Melalui program pelatihan terstruktur, JTTC membantu mitra SPPG meningkatkan kapasitas SDM agar mampu mengelola dapur secara profesional, aman, dan sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Pelatihan yang diselenggarakan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Program Pelatihan Khusus untuk Mitra SPPG
Sebagai lembaga pelatihan yang adaptif terhadap kebutuhan nasional, JTTC mengembangkan berbagai program pelatihan yang relevan dengan operasional SPPG.
Beberapa pelatihan unggulan yang ditawarkan antara lain pelatihan keamanan pangan, higiene dan sanitasi dapur, manajemen dapur SPPG, penyusunan menu bergizi, hingga pengelolaan logistik dan distribusi makanan.
Pelatihan keamanan pangan menjadi salah satu program utama yang paling dibutuhkan oleh pengelola SPPG.
Dalam pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai potensi bahaya pangan, pencegahan kontaminasi silang, pengendalian suhu makanan, hingga penerapan prinsip Good Handling Practices (GHP) dan dasar HACCP.
Materi disampaikan oleh trainer berpengalaman yang memahami standar dapur skala besar dan kebutuhan program MBG.































































































