BANDA ACEH – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan tidak membutuhkan laporan asal bapak senang (ABS) dari seluruh struktur partai.
Ia menekankan bahwa laporan yang dibutuhkan adalah data nyata sesuai kondisi di lapangan.
Hal itu disampaikan Kaesang dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI, yang sekaligus membahas arah kebijakan dan kerja Politik partai hingga 2029.
“Yang saya butuhkan itu data, real di lapangan. Saya tidak butuh laporan ABS, asal bapak senang isinya tapi kok tipu-tipu,” kata Kaesang dalam sambutanhya.
Menurut Kaesang, evaluasi kinerja akan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya terhadap Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), tetapi juga jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Di sini bukan hanya DPW dan DPD ya, teman-teman DPP yang ada di depan saya semuanya sama. Semuanya akan kita evaluasi tiga bulan ke depan,” ujarnya.
Kaesang menegaskan dirinya aktif turun langsung ke daerah untuk memastikan laporan yang diterima sesuai dengan kondisi sebenarnya, bukan sekadar laporan formal.
“Itulah sebabnya saya itu nggak hanya di Jakarta tapi saya langsung turun di teman teman DPD DPW supaya apa? Saya tahu permasalahanya real-nya jangan cuma abis,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa konsistensi dan kinerja nyata menjadi kunci bagi pertumbuhan PSI ke depan. Jika mekanisme dan tahapan partai dijalankan dengan konsisten, Kaesang meyakini PSI akan tumbuh menjadi partai yang kuat dan kokoh.
“Saya tahu di sini semua ini saya bisa tunjuk yang mana yang belum kerja dan sudah kerja, jadi hati-hati akan saya ganti,” katanya mengakhiri.
































































































