NASIONAL
NASIONAL

TNI – Polisi Sudah Minta Maaf, Suderajat Penjual Es Busa Ngaku Dianiaya Preman

Namun setelah dijalani pemeriksaan, ternyata tuduhan terhadap penjual es itu terbukti keliru karena hasil uji laboratorium menyatakan produk es aman dikonsumsi.

Atas kejadian itu, dua oknum aparat yang diketahui Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa bernama Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Babinsa Kelurahan bernama Utan Panjang Heri, meminta maaf kepada Suderajat.

Setelah dituduh, Suderajat sempat dibawa ke Polsek Kemayoran untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan baru dipulangkan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Untuk mengganti dagangannya yang rusak, lalu Suderajat diberi uang Rp 300 ribu.

“(Dikasih uang) sama Polisi atasannya Rp300 ribu. Sudah bonyok, baru dikasih,” ujar Sederajat, dikutip dari TribunnewsBogor.com, Selasa (27/1/2026).

Kemudian, Suderajat menggunakan uang ganti rugi tersebut untuk pulang ke rumahnya di Bogor menggunakan kereta.

Setelah kejadian itu, Suderajat mengalami luka-luka akibat kekerasan yang didapatnya.

Ia mengaku tidak ada bertanggung jawab dari kedua oknum polisi dan TNI itu terhadapnya.

Penjual es keliling asal Bogor terluka sambil pulang seorang diri dan tak ada yang mengobati.

Bahkan, ia mengaku setelah kejadian belum ada permintaan maaf secara langsung dari orang yang menuduhnya.

“Boro-boro (dibawa ke rumah sakit) engga. Pas bonyok baru dikasih duit, pulang aja. Engga ada yang minta maaf,” katanya.

Meski begitu, Suderajat saat ini hanya bisa pasrah  dan menyerahkan semuanya kepada sang pencipta untuk balasan dari setiap rasa sakitnya.

“Biar Allah Maha Kuasa yang balas,” katanya.

Kini setelah kasusnya itu viral, Sederajat pun mendapat ganjaran.

Ia mendapatkan simpati dari publik dan warganet yang ingin memberinya bantuan.

Bahkan setelah kasusnya viral, Suderajat mendapat hadiah dari Kapolsek Depok Kombes Pol Abdul Waras berupa uang tunai dan sepeda motor.

image_print
1 2
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya