Setelah melakukan tindakan tersebut, S dibantu rekannya memasukkan korban ke dalam mobil.
Mereka membawa korban ke sebuah rumah indekos di kawasan Arizona.
Di sana, mereka bertemu dengan oknum polisi berinisial N.
“Anak saya dioper (pindahkan) lagi ke kos-kosan, bertemu si N dan anak saya disetubuhi lagi,” katanya.
Menurut MS, jumlah pelaku yang menyetubuhi anaknya berjumlah empat orang.
Tetapi, di lokasi pertama ada sekitar lima anggota polisi yang ikut serta membantu mengangkat korban dari rumah masuk ke dalam mobil.
“Tapi, kata anak saya, ada anggota polisi lain ikut bantu angkat anak saya, dan yang melakukan tindakan itu (menyetubuhi) dua polisi dan dua sipil,” tambah MS.
MS memastikan dua pelaku merupakan anggota polisi.
Katanya, dia telah melihat secara langsung empat pelaku yang sudah ditangkap (termasuk dua anggota polisi).
“Empat sudah ditangkap dan saya sudah lihat ke Polda Jambi,” sebut MS.
Minta Tolong Kapolda dan Kapolri
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban.
“Untuk melakukan kordinasi pendalaman terkait mental, jadi nanti ada psikolog yang datang ke rumah korban,” ujarnya.
DPRD Kota Jambi mendorong agar kasus tersebut dikawal secara serius.
Kemas bilang menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum agar ditangani secara profesional.
“Kepada Bapak Kapolda, Kapolri, karena ini melibatkan diduganya ada anggota yang terlibat, keterangan dari ibu (M) dan melibatkan sipil juga, kami harap kasus ini dikawal diselesaikan dengan baik,” ungkapnya.
Selain itu, Kemas juga menyinggung sejumlah peristiwa dalam beberapa waktu terakhir turut mencoreng citra daerah.
“Dan ini menjadi catatan bagi kita, khususnya di Jambi, agak mencoreng ya, karena nama Kota Jambi dan Provinsi Jambi sempat viral,” ucapnya. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi
































































































