Kemunculan nama Kafrawi Yuliantono dalam Epstein Files menjadi perhatian publik karena dilengkapi dengan berbagai dokumen autentik, mulai dari email, CV, hingga visa Amerika Serikat. Arsip tersebut menunjukkan adanya upaya profesional Kafrawi Yuliantono untuk mencari peluang kerja di lingkungan Jeffrey Epstein pada periode tertentu.






























































































