BANDA ACEH – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Aceh menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) IX di Gedung Aula MAN 1 Banda Aceh, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Aceh, Dr. Yusrizal. Pemerintah Aceh mengapresiasi penyelenggaraan Mukerwil IX sebagai forum strategis untuk evaluasi, konsolidasi, dan merumuskan langkah ke depan dalam memperkuat peran dakwah dan pengabdian kepada umat.
Advertisements
Dalam sambutannya, Gubernur Aceh menekankan bahwa organisasi kemasyarakatan Islam memiliki peran penting menghadapi perubahan sosial, tantangan moral generasi muda, serta kompleksitas persoalan umat. Sinergi antara pemerintah dan organisasi Islam perlu terus diperkuat untuk mewujudkan Aceh yang berkeadaban, berakhlak mulia, dan sejahtera.
“Mukerwil ini diharapkan melahirkan program kerja yang terencana, berorientasi pada kemaslahatan umat, serta mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat,” demikian disampaikan dalam sambutan gubernur.
Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Wahdah Islamiyah, Ustadz Syaibani Mujiono, yang hadir sebagai pendamping Mukerwil, menekankan pentingnya dakwah dengan pendekatan yang baik agar mudah diterima masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap upaya membawa umat pada petunjuk dan ibadah lebih berharga daripada harta.
“Satu orang mendapatkan petunjuk melalui kita, bisa mengaji, mendapat hidayah, dan menunaikan salat karena ajakan kita, itu lebih berharga daripada harta paling berharga,” ujarnya.
Semangat dakwah tersebut diwujudkan melalui pendidikan, pembinaan masyarakat, kegiatan sosial kemanusiaan, pembangunan masjid, penyediaan sumur bor, serta berbagai program pelayanan umat yang terus dikembangkan.
Ketua DPW Wahdah Islamiyah Aceh, Ustadz Muhammad Hatta Selian, mengatakan Mukerwil IX menjadi momentum untuk memperkuat soliditas kader dan merumuskan program dakwah yang lebih terarah.
“Kami berharap keputusan Mukerwil ini mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Aceh dalam pembangunan umat,” ujarnya.
Mukerwil IX DPW Wahdah Islamiyah Aceh mengusung tema “Mengokohkan Soliditas dan Kolaborasi Mewujudkan Aceh yang Berkah.” Forum ini menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat soliditas dan kolaborasi lintas elemen guna mewujudkan Aceh yang lebih berkah. []





























































































