BANDA ACEH -Saat pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, Mantan Ketua KPK Abraham Samad menyebut Presiden marah pada 9 Naga yang selama ini telah terlalu kenyang menikmati Sumber Daya Alam (SDA) kekayaan Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin menilai 9 Naga merupakan kelompok yang paling diuntungkan dari keberlimpahan bahan baku, pekerja dan pasar dari 285 juta jiwa penduduk Indonesia.
“Konon, mereka sedang mengganggu Presiden melalui jalur ekonomi yang mereka kuasai,” kata Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Minggu 8 Februari 2026.
Menurut Khozinudin, 9 Naga berusaha memaksa negara tunduk pada kepentingan mereka, melayani bisnisnya, sebagaimana kebijakan era Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi yang telah menjadikan negara sebagai pelayan oligarki.
“Bolak baliknya sejumlah pengusaha ke kediaman Jokowi, mengonfirmasi mereka tidak mendapat ruang di era Prabowo Subianto,” kata Khozinudin.
Sembilan Naga, sambung Khozinudin, berusaha menagih janji kepada Jokowi untuk mendapatkan pelayanan kekuasaan, setelah keuntungan materi banyak diterima oleh Jokowi.





























































































