“Sangat tidak bisa diterima jika para pejabat dan komandan militer AS menganut retorika berbahaya serupa, yang berisiko mengubah perang ilegal dan mematikan ini menjadi perang agama,” tulis lembaga itu dalam pernyataannya.
Komentar Hegseth yang mengejek tentang ‘khayalan kenabian Islam’, yang jelas-jelas mengacu pada kepercayaan Syiah tentang kemunculan tokoh menjelang akhir zaman, menurut CAIR tidak dapat diterima. “Begitu pula dengan para komandan militer AS yang memberi tahu pasukannya bahwa perang dengan Iran adalah langkah alkitabiah menuju Armageddon. Perang ilegal ini harus diakhiri, begitu pula retorika agama berbahaya yang digunakan oleh semua orang mulai dari Pete Hegseth hingga Benjamin Netanyahu untuk membenarkannya.”
Dilaporkan sebelumnya, para komandan AS dari setiap cabang militer telah memberitahu unit mereka bahwa perang di Iran ‘disucikan’ oleh Yesus dan akan menyebabkan kembalinya Yesus ke Bumi sebagai bagian dari Armageddon. Narasi ini telah mendapat keluhan dari prajurit.
Military Religious Freedom Foundation (MRFF), sebuah organisasi yang didedikasikan untuk memastikan bahwa semua anggota militer AS dijamin kebebasan beragama, mengatakan kepada Middle East Eye pada Selasa bahwa mereka telah menerima lebih dari 200 keluhan serupa dari personel yang bertugas di angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara, korps marinir, dan angkatan ruang angkasa.
Keluhan yang diterima oleh MRFF, yang pertama kali dilaporkan oleh jurnalis Jonathan Larsen, berasal dari lebih dari 40 unit dan mencakup setidaknya 30 instalasi militer.
Menurut MRFF, seorang komandan unit tempur mengatakan kepada bintara (NCO) dalam sebuah pengarahan pada Senin bahwa serangan Israel-AS terhadap Iran adalah bagian dari ‘rencana’ Tuhan dan bahwa Presiden AS Donald Trump diberkati oleh Yesus untuk menyalakan api sinyal di Iran untuk menyebabkan Armageddon dan menandai kembalinya Yesus ke Bumi.
Seorang bintara AS yang menulis surat kepada MRFF mengatakan bahwa komandan mereka telah memberi tahu bahwa perang dengan Iran adalah bagian dari rencana ilahi Tuhan. Komandan tersebut berulang kali merujuk pada Kitab Wahyu dalam Alkitab dan Armagedon, kisah tentang pertempuran antara kebaikan dan kejahatan, di mana Yesus menang dan menegakkan perdamaian abadi di Bumi.
Islamofobia di Eropa
Komandan tersebut dikutip oleh bintara tersebut mengatakan: “Presiden Trump telah diurapi oleh Yesus untuk menyalakan ‘api sinyal’ di Iran untuk menyebabkan Armagedon dan menandai kembalinya Dia ke Bumi.”































































































Kafir ya beginian mereka, Taunya cuma bisa hina nabi Muhammad. Salahkan Islam. Kalau saja dapat hidayah dari Allah, langsung jadi kambing congek.