ACEH
ACEH

Universitas Malikussaleh Lakukan Pengabdian dan Pendampingan Produksi Ikan Lele Asap di Kuta Makmur

LHOKSUKON – Dosen Prodi Kewirausahaan Universitas Malikussaleh mengadakan program pengabdian dan pendampingan dan memberikan pelatihan manajemen pemasaran, keuangan dan proses pengolahan hasil panen ikan Lele dari wadah bioflok kepada kelompok Gigeh yang diketuai Saidi dalam pengolahan hasil panen ikan Lele menjadi produk olahan ikan Lele asap di Gampong Buket Kecamatan Kuta Makmur, Sabtu (5/11/2022)

Kegiatan PKM (Program Kemitraan Masyarakat) ini diketuai oleh Yuli Asbar (prodi Kewirausahaan) dengan anggota Iswadi, Muliani dan dibantu oleh sejumlah mahasiswa kelas bisnis digital dari prodi kewirausahaan.

Kegiatan PKM ini didukung dan didanai oleh dana PNBP TA 2022 Universitas Malikussaleh, Program PKM yang dilakukan para dosen di mana hal ini bagian dari Tri darma perguruan tinggi, memberikan darma bakti kepada masyarakat secara langsung.

Sesuai dengan visi LPPM Unimal “Menjadi Lembaga Pengembangan dan Pelayanan Berstandar Internasional yang Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional Melalui Program Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Bidang Pendidikan, Rekayasa Industri dan Budaya”. Maka dari itu untuk mencapai visi tersebut, maka misi disusun, salah satunya melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat.

Program Kemitraan yang merupakan program pengabdian, bertujuan untuk membentuk serta mengembangkan sekelompok masyarakat atau calon wirausaha yang mandiri dan produktif secara ekonomi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal pada Kamis (3/11/2022) lalu di Jalan Pante Bahagia Gampong Buket Kecamatan Kuta Makmur.

Adapun mitra sekaligus pemilik usaha ini bernama Saidi. Nama usaha yang dibangun yaitu Kelompok Gigeh yang sudah dirintis sejak tahun 2018 sampai sekarang.

Menurut ketua Tim PKM, Yuli Asbar menjelaskan, proses memperkenalkan produk olahan lele asap di pasar online (e-Commerce) masih baru dan jarang ditemukan di pasar tradisional dan swalayan di Aceh.

“Namun, penggunaan kemasan yang menarik dan tampilan yang lebih fresh menjadikan olahan lele asap menjadi salah satu produk kuliner yang dapat dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe,” lanjut ketua Tim PKM.

Tim juga menjelaskan proses mengelola keuangan bisnis Dan tim dosen lainnya menjelaskan proses pembuatan lele asap di media oven sebagai salah satu cara menjaga nilai ekonomi ikan lele saat panen raya terjadi ikan lele karena sifat ikan lele yang mudah busuk dan waktu panen ikan lele yang tidak bias ditunda.

Berdasarkan hal tersebut, maka perlu diberikan solusi yang paling tepat untuk menangani ikan lele busuk dan waktu panen ikan lele yang tidak bias ditunda, dengan cara membuat produksi ikan lele asap dengan metode pengasapan yang akhirnya menjadi ikan sale yang banyak diminati, apalagi untuk pencinta kuliner yang dikenal dengan ikan lele asap.

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website