MEULABOH – Pemkab Aceh Barat dan Nagan Raya menandatangani nota kesepakatan kerjasama antar kedua kabupaten, terkait perdagangan komoditi pangan, perikanan dan pertanian serta menekan laju inflasi di kedua daerah.
Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Drs. Mahdi Efendi, bersama Pj Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP., S.Sos., MSi, di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Barat, Selasa (27/12/22).
Pj Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi, dalam sambutannya menyampaikan, jalinan kerjasama antara Pemkab Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya merupakan suatu langkah strategis dalam rangka menunjang pembangunan daerah serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di masing-masing Kabupaten.
Selain itu sesuai dengan program nasional, juga untuk meningkatkan ketahanan pangan serta menekan laju inflasi. Seperti yang diminta oleh Mendagri Tito Karnavian.
“Kami mengapresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya, unsur Forkopimda serta semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kesepakatan ini. Insyaallah niat baik kedua belah pihak akan memberi manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat,” ujar Bupati Aceh Barat itu.
Menurut Mahdi, hal tersebut adalah wujud sinergitas da kolaborasi dalam menyelaraskan program pembangunan daerah, khususnya dalam lingkup sektor pangan, perikanan dan pertanian, guna mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Upaya pengendalian inflasi sendiri, lanjut Mahdi, memerlukan indikator yang tepat dan akurat sehingga dapat memetakan komoditas yang menjadi target pengendalian.
“Selain itu, pemantauan secara rutin tentang fluktuasi harga dari beberapa komoditas yang menjadi penyebab inflasi juga harus terus dilakukan,” tutur Mahdi.
Sementara itu, Pj Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, mengapresiasi Pemkab Aceh Barat di bawah kepemimpinan Pj Bupati Mahdi yang telah menfasilitasi penandatanganan nota kesepakatan bersama, kerjasama tentang perdagangan komoditi pangan, perikanan dan pertanian sebagai wujud sinergi dalam pelaksanaan pembangunan di masing-masing Kabupaten.
Ia berharap jalinan kerjasama ini, bisa menjadi langkah positif bagi kedua daerah dalam rangka mengoptimalkan perdagangan komoditi pangan, perikanan, pertanian demi membangun perekonomian daerah dan juga perekonomian masyarakat.
“Tentunya saling menguntungkan bagi kedua belah pihak yakni Nagan Raya dan Aceh Barat, ya” cetus Fitriani.[]

































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler