ACEH
ACEH

Kemenlu RI Laksanakan Ambassadors Inspirational Talk di USK

BANDA ACEH – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) melaksanakan Ambassadors Inspirational Talk di Universitas Syiah Kuala (USK), dengan tema Kontribusi Bagi Negeri Melalui Diplomasi, yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Kamis (2/3/2023).

Rangkaian kegiatan tersebut juga diikuti dengan Sosialisasi Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023. Wakil Rektor I USK, Prof Agussabti, mengatakan dua kegiatan itu, akan menambah wawasan bersama terkait dunia diplomasi Indonesia, dan peranan Indonesia dalam kancah global.

Baca Juga: Fakultas Hukum USK Juara II Kompetisi Peradilan Semu Piala MA

PNA Kubu Irwandi Respons Putusan PPTUN Medan Menangkan Gugatan Tiyong: Masih Ada Kasasi

Adapaun narasumber pada Ambassadors Inspirational Talk, terdiri dari para Direktur Jenderal di Kemenlu, meliputi Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik, Teuku Faizasyah, Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional, L. Amrih Jinangkung, dan Inspektur Jenderal Kemenlu, Ibnu W. Wahyutomo. Serta turut bersama, Direktur Diplomasi Publik Kemenlu, Yusron B. Ambary, juga Sekretaris Dirjen Kerja Sama ASEAN, Kemenlu, Carolina Tinangon (tbc).

WR I USK menyampaikan, diplomasi merupakan bagian penting dan tidak terpisahkan dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak masa Indonesia meraih kemerdekaan, masa ketidakstabilan kondisi ekonomi, serta masa pandemi covid-19 kemarin, diplomasi menjadi garda terdepan bagi keberlangsungan Indonesia.

“Kemampuan diplomasi ekonomi menjadi senjata utama dalam menarik investasi asing, demi menjaga kestabilan ekonomi negara. Dari contoh tersebut, terlihat jelas bahwa peranan diplomasi begitu menentukan keberlangsungan dan kestabilan sebuah negara,” sebut Prof Agussabti.

Baca Juga: PTTUN Medan Menangkan Gugatan PNA Kubu Tiyong

Menurutnya, kemampuan diplomasi Indonesia telah teruji saat Indonesia mengetuai G20 tahun 2020 kemarin. Melalui diplomasi yang kuat, Indonesia berhasil menyelenggarakan G20 dengan sangat produktif.

Indonesia berhasil melahirkan Deklarasi Bali 2022 dan sejumlah hasil konkret lainnya seperti dana pandemi. Capaian tersebut menambah modal sosial Indonesia di kancah internasional. Sebelum itu, Indonesia juga aktif mendorong kesetaraan akses vaksin, dan dialog perdamaian, baik di regional maupun global.

“Keberhasilan G20 kemarin tentunya membuat masyarakat global memiliki harapan yang tinggi kepada Indonesia, terutama di tahun 2023 ini dengan terpilihnya Indonesia sebagai ketua ASEAN. Oleh karena itu, saat ini adalah momentum penting dalam diplomasi Indonesia,” terangnya.

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website