HARIANACEH.co.id|Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menerima sebanyak 7.175 mahasiswa baru untuk tahun akademik 2024 melalui berbagai jalur pendaftaran yang tersedia pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kementerian Agama (Kemenag) dan UIN Ar-Raniry secara Mandiri.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengungkapkan dalam upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, UIN Ar-Raniry menerima calon mahasiswa baru melalui 5 jalur pendaftaran yang berbeda.
“Ada lima jalur penerimaan mahasiswa baru UIN Ar-Raniry, mencakup dua jalur dari Kemdikbud, yaitu SNBP dan UTBK-SNBT, serta dua jalur dari Kemenag, yaitu SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN. Selain itu, terdapat satu jalur penerimaan langsung melalui UIN Ar-Raniry sendiri, yaitu Jalur Mandiri atau PMB Lokal,” kata Prof Mujib, Kamis (21/3/2024).
Prof Mujib mengatakan, saat ini penerimaan melalui Jalur SNBP dan SPAN-PTKIN telah ditutup. Pada Jalur SPAN-PTKIN, jumlah peminat mencapai 8.601 pendaftar, mengalami peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 2.015 pendaftar.
“Selanjutnya UIN Ar-Raniry akan membuka penerimaan mahasiswa melalui jalur UTBK-SNBT Kemdikbud mulai tanggal 21 Maret hingga 5 April 2024,” terangnya.
Rektor menyebutkan, pada jalur UTBK-SNBT ini, UIN Ar-Raniry akan membuka kesempatan untuk 16 program studi, antara lain Pendidikan Teknik Elektro, Arsitektur, Bimbingan Konseling, Ilmu Perpustakaan, Ilmu Ekonomi, Ilmu Politik, Ilmu Administrasi Negara, Pendidikan Teknologi Informasi, Psikologi, Kesejahteraan Sosial, Teknik Fisika, Teknik Lingkungan, Biologi, Kimia, Teknologi Informasi, dan Ilmu Hukum.
“Penerimaan melalui Jalur UM-PTKIN akan dibuka pada tanggal 17 April hingga 15 Juni 2024. Informasi terkait jadwal penerimaan mahasiswa melalui Jalur Mandiri UIN Ar-Raniry akan diumumkan dalam waktu yang akan datang,” ungkap Prof Mujib.
Prof Mujib menambahkan pada jalur UM-PTKIN, UIN Ar-Raniry akan membuka kesempatan untuk 29 program studi, antara lain Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Aqidah dan Filsafat Islam, Studi Agama-Agama, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Sosiologi Agama, Ilmu Hadis, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Bimbingan dan Konseling Islam.
Selanjutnya, Manajemen Dakwah, Pengembangan Masyarakat Islam, Bahasa dan Sastra Arab, Sejarah dan Kebudayaan Islam, Manajemen Bisnis Syariah, Hukum Keluarga, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Pidana Islam, Hukum Tata Negara, Perbankan Syariah, Perbandingan Mazhab dan Hukum, Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam.






























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…