BANDA ACEH – Masyarakat Aceh Besar di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berprofesi sebagai petani ternak, khususnya sapi, memanfaatkan bantaran Krueng Aceh untuk program penggemukan sapi untuk mendukung ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah.
Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Aceh Besar, Jakfar mengatakan masyarakat, khususnya para peternak tetap bisa memanfaatkan kawasan bantaran sungai itu sepanjang tidak merusak fungsi sungai.
“Peternak tetap bisa memanfaatkan kawasan itu sepanjang tidak merusak fungsi sungai. Hanya saja, harus tetap mengikuti prosedur dan mekanisme pemanfaatkan lahan milik pemerintah dibawah Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 itu, seperti misalnya lokasi kandang sapi hanya saja dibatasi 5 meter dari batas pinggir Sungai,” kata Jakfar di Kota Jantho, Kamis (10/04/2025).
Menurutnya, Aceh Besar yang memiliki cukup besar potensial untuk pengemukan bahkan untuk meningkatkan populasi ternak baik sapi maupun kambing.
“Tentu upaya ini akan memberikan dampak pada ketersediaan pangan dalam bentuk daging, baik sapi maupun kambing sehingga Aceh Besar cukup potensial untuk itu, ” ujarnya.
Jakfar menambahkan bukti keseriusan Pemkab Aceh Besar untuk mendukung pengembangan ternak yaitu dengan pengusulan pebentukan Dinas Peternakan, agar bisa lebih optimal dalam mengurus persoalan peternakan nantinya.
“Beberapa kali Pak Bupati telah menyampaikan dalam forum bahwa sedang mengusulkan pembentukan kembali Dinas Peternakan, yang sebelumnya pernah ada sebagai bentuk keseriusan Pemerintah untuk dapat lebih fokus mengurus persoalan peternakan,” tuturnya.
Meski demikian, Dinas Pertanian yang dipimpinnya sangat serius dalam upaya meningkatkan populasi maupun produksi ternak dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya daging untuk Aceh.
“Dengan sejumlah program unggulan petani ternak Aceh Besar mampu memenuhi kebutuhan daging bagi diri sendiri maupun untuk kabupaten dan kota lainnya, seperti suplay untuk Kota Banda Aceh, Sabang maupun Aceh Jaya,” pungkas Jakfar.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Distan Aceh Besar, Uzir menambahkan, Aceh Besar memiliki kawasan bantaran sungai yang panjang dan tidak dimiliki daerah lain mulai dari Kecamatan Krueng Barona Jaya hingga Kecamatan Seulimuem.
“Tentu kawasan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pengembangan penggemukan sapi dan hewan ternak lainnya, dengan bataran Krueng Aceh sebagai sumber pakannya,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pemanfaat bantaran sungai, Nazar (47) mengaku tidak memiliki lahan untuk penggemukan sapi, sehingga ia memanfaatkan lahan BWSS 1 dikawasan Sukamakmur.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler