BANDA ACEH – Isu terkait kondisi kesehatan mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi belakangan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial.Publik menyoroti beberapa dugaan kejanggalan yang memicu spekulasi bahwa sakit yang dialami Jokowi hanyalah rekayasa.
Narasi tersebut muncul usai beberapa foto dan video Jokowi yang menunjukkan perubahan pada kondisi fisiknya tersebar luas.
Isu ini bermula saat muncul foto Jokowi yang memperlihatkan kulit wajahnya tampak berbeda.
Dalam foto yang tersebar, terlihat bercak-bercak kemerahan di area wajah, dahi, dan leher.
Perubahan penampilan tersebut memicu kekhawatiran banyak pihak, hingga netizen ramai-ramai mendoakan kesembuhan Jokowi.
Namun, sebagian pihak sempat menduga bahwa foto tersebut adalah hasil editan yang dilakukan oleh kelompok anti-Jokowi.
Dugaan ini sempat menjadi perdebatan publik, hingga akhirnya banyak media memberitakan bahwa foto tersebut asli dan menggambarkan kondisi Jokowi yang memang sedang sakit.
Denny Siregar, seorang pegiat media sosial, ikut menyoroti isu ini.
Ia mempertanyakan mengapa tidak ada pemberitaan mengenai pejabat atau keluarga dekat yang menjenguk Jokowi, seperti Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep, atau pejabat loyalis seperti Budi Arie Setiadi.
“Biasanya kalau Pak Jokowi sakit, pejabat dan orang-orang dekatnya langsung berbondong-bondong menjenguk. Kenapa sekarang sepi? Kok tumben nggak ada kabar penjengukan?” sindir Denny Siregar dalam unggahan media sosialnya.
Kondisi ini menimbulkan dugaan dari sebagian masyarakat bahwa sakit Jokowi mungkin saja tidak benar adanya.
Tokoh lain yang turut meragukan kabar sakit Jokowi adalah Adhi M. Massardi.
Ia bahkan menilai bahwa publik terlalu mudah percaya, mengingat rekam jejak Jokowi yang menurutnya penuh dengan kebohongan.
“Kalau selama ini sering bohong, kenapa dalam soal sakit kita percaya? Saya yakin ada rencana besar di balik ini semua,” ujar Adi dalam pernyataannya yang tersebar di media sosial.
Adi Massardi juga menuding bahwa sakit ini bisa saja hanyalah bagian dari strategi Politik tertentu yang tengah disiapkan Jokowi.
Sementara, Dr. Tifa, seorang dokter yang dikenal sering mengkritisi Jokowi, ikut memberikan analisanya.
Ia menyoroti kondisi wajah Jokowi yang tampak tidak sehat, serta tonjolan di bagian perut yang terekam dalam salah satu foto ulang tahun Jokowi di Solo pada 21 Juni 2025 kemarin.
Menurut Dr. Tifa, tonjolan di perut Jokowi mengindikasikan kemungkinan penggunaan alat CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis), yang biasanya digunakan oleh pasien dengan gangguan ginjal.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler