BANDA ACEH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membutuhkan keterangan selebgram Lisa Mariana untuk mengungkap aliran uang korupsi yang diperuntukkan untuk dana non-budgeter.
Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, tim penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap Lisa sebagai saksi kasus dugaan korupsi berupa markup iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb) tahun 2021-2023 pada Jumat besok, 22 Agustus 2025.
“Tentu dalam konteks sebagai saksi, akan didalami terkait dengan apa yang dia ketahui terkait dengan perkara ini,” kata Budi kepada wartawan, Kamis, 21 Agustus 2025.
Budi menjelaskan, dari perkara bjb ini, sebagian anggaran digunakan untuk dana non-budgeter. Untuk itu, KPK mendalami peruntukan dana non-budgeter dimaksud.
“KPK juga terus mendalami terkait dengan dugaan aliran yang dikelola di dana non-budgeter di korsek BJB ini. Untuk apa saja, untuk siapa saja… Artinya KPK sedang melakukan follow the money,” terang Budi.
Budi menyebut, hal itu perlu dilakukan guna memulihkan keuangan negara secara optimal.
“Tentu apa yang dilakukan oleh KPK semuanya adalah berangkat dari alat bukti. Jadi perspektifnya adalah perspektif hukum, jadi memang kebutuhan untuk memanggil ataupun memeriksa para pihak-pihak tertentu, tentu ada kebutuhan penyidik, bahwa yang bersangkutan diduga mengetahui adanya dari konstruksi perkara di bjb,” pungkas Budi.
Lisa sendiri telah mengungkapkan pemanggilan KPK tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku heran dan mempertanyakan alasan KPK memanggilnya sebagai saksi.
“Tanggal 22 saya dipanggil ke KPK untuk menjadi saksi ya, saya juga bingung kenapa ada bersurat KPK,” kata Lisa dalam unggahan Instastory, Rabu sore, 20 Agustus 2025.
Pernyataan Lisa itu muncul di tengah perhatian publik terhadap dirinya terkait hasil tes DNA yang diumumkan Bareskrim Polri, yang menyatakan DNA mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil tidak identik dengan anaknya Lisa.
Pada Senin, 10 Maret 2025, tim penyidik telah menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Kota Bandung. Dari sana, penyidik mengamankan barang bukti berupa dokumen dan barang bukti elektronik (BBE), 1 unit kendaraan sepeda motor merek Royal Enfield, dan 1 unit kendaraan mobil Mercedes Benz.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler