BENER MERIAH – Di tengah tantangan hebat akibat bencana hidrometeorologi yang memutus akses jalan lintas nasional, PT Bank Aceh Syariah (BAS) menunjukkan dedikasi luar biasa demi menjaga kelangsungan layanan perbankan bagi masyarakat.
Melalui komunitas Trabas Rescue Bank Aceh, misi kemanusiaan dan pengiriman logistik darurat berhasil menembus titik isolasi di Kabupaten Bener Meriah pada Sabtu malam (13/12).
Misi Kemanusiaan di Tengah Titik Kritis
Putusnya akses transportasi akibat longsor besar sempat mengancam operasional Kantor Cabang Pembantu (Capem) Ronga-Ronga.
Menanggapi situasi tersebut, tim Trabas Rescue yang terdiri dari 10 personel dikerahkan untuk mengirimkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) guna memastikan mesin genset tetap berfungsi, sehingga layanan ATM dan transaksi dasar perbankan tidak terhenti.
Perjalanan tersebut dipenuhi rintangan ekstrem yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Setelah menempuh jalur berat menggunakan motor trail hingga Jembatan Tengge Besi, tim dihadapkan pada titik paling krusial: sebuah jembatan kayu darurat sepanjang satu kilometer yang hanya terdiri dari dua batang kayu goyang di atas jurang curam.
Demi keselamatan dan keberhasilan misi, tim memutuskan meninggalkan kendaraan mereka dan memikul jerigen BBM seberat total 150 liter secara estafet melewati medan longsor yang terjal serta licin.
Wujud Komitmen Pelayanan Prima
Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberanian dan kegigihan tim di lapangan.
“Misi ini bukan sekadar tentang pengiriman logistik, tetapi wujud nyata dari komitmen Pelayanan Prima Bank Aceh kepada nasabah dan masyarakat di tengah situasi bencana. Kami tidak ingin layanan nasabah terhenti hanya karena akses fisik terputus,” ujar Fadhil.
Beliau menegaskan bahwa ketersediaan BBM merupakan prioritas utama agar infrastruktur digital dan layanan kantor tetap hidup di wilayah terdampak.
Operasional Kembali Normal
Berkat aksi heroik yang tiba tepat waktu pada pukul 21.00 WIB tersebut, Capem Ronga-Ronga dipastikan dapat beroperasi secara normal kembali. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Bank Aceh berkomitmen untuk selalu hadir sebagai mitra terdepan bagi masyarakat Aceh, baik dalam kondisi stabil maupun di masa-masa sulit.
Melalui aksi ini, Bank Aceh Syariah mempertegas posisinya bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga institusi yang memiliki kepedulian sosial tinggi dalam menghadapi dampak bencana alam di Serambi Mekkah.































































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler