EKONOMIDIGITAL

Mengapa Proyek Crypto Presale Kini Dinilai Lebih Ketat

Beberapa tahun lalu, crypto presale hampir selalu diperlakukan sebagai lomba cepat-cepat. Siapa yang paling cepat menarik perhatian, biasanya menang. Narasi besar, janji pertumbuhan, dan rasa urgensi sering kali cukup untuk membangun minat, setidaknya di awal.Namun pengalaman mulai berbicara. Banyak proyek yang dulu terdengar menjanjikan, kini sudah jarang dibicarakan. Bukan selalu karena penipuan, tetapi karena setelah fase awal berlalu, tidak ada alasan kuat untuk tetap bertahan. Dari sini, cara orang memandang crypto presale mulai berubah.

 

Perubahan Cara Pasar Melihat Crypto Presale

Saat ini, presale tidak lagi sekadar dipandang sebagai momen penggalangan dana. Bagi banyak pengamat, fase ini justru menjadi kesempatan pertama untuk menilai kedewasaan sebuah proyek. Cara tim menjelaskan apa yang mereka bangun, apa yang tidak mereka janjikan, dan seberapa realistis langkah mereka ke depan mulai diperhatikan.

Berita Lainnya:
Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Proyek yang terlalu bergantung pada sensasi sering kali terlihat rapuh ketika perhatian mulai bergeser. Sebaliknya, presale yang berjalan lebih pelan, dengan komunikasi yang jelas dan tidak berlebihan, cenderung dipandang lebih serius, meskipun tidak selalu ramai dibicarakan.

 

Dari Kecepatan ke Kegunaan Nyata

Salah satu perubahan paling terasa adalah meningkatnya perhatian pada kegunaan. Pertanyaan yang sering muncul sekarang jauh lebih sederhana, tetapi juga lebih sulit dijawab: apakah produk ini benar-benar akan digunakan?

Banyak proyek berbicara tentang teknologi canggih, tetapi gagal menjelaskan siapa yang akan memakainya dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, justru penggunaan yang konsisten, meski kecil, sering menjadi pembeda antara proyek yang bertahan dan yang menghilang ketika pasar mendingin.

 

Crypto Presale sebagai Ujian Awal Disiplin Proyek

Presale sering kali menjadi cermin awal bagaimana sebuah tim bekerja di bawah sorotan. Apakah mereka fokus membangun struktur, atau hanya mengejar momentum? Apakah mereka memberi ruang untuk berkembang, atau menekan ekspektasi terlalu tinggi sejak awal?

Berita Lainnya:
Logistik Darat Indonesia 2026: Transformasi Berbasis Data Menjadi Kebutuhan Mendesak

Pasar yang semakin matang cenderung menghargai pendekatan yang lebih disiplin. Pertumbuhan yang lambat, tetapi masuk akal, sering kali dianggap lebih sehat daripada lonjakan cepat yang sulit dijelaskan kelanjutannya.

 

Contoh Pendekatan Berbeda dalam Crypto Presale

Dalam konteks ini, mulai muncul proyek-proyek yang memilih jalur lebih tenang. Salah satunya adalah Hexydog, yang membangun ekosistem berbasis blockchain dengan fokus pada sektor perawatan hewan. Alih-alih menempatkan token sebagai pusat cerita, proyek ini mencoba mengaitkan teknologi dengan aktivitas nyata seperti layanan pet care, sistem pembayaran internal, dan keterlibatan komunitas.

image_print
1 2
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan
A

Tabrani Yunis

18 Feb 2026

Kelas Afirmasi Masih Perlu
A

Novita Sari Yahya

17 Feb 2026

Percakapan Sunyi di Ambang Kekuasaan

Reaksi

Berita Lainnya