LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

BNPB Diminta Percepat Penanganan Banjir dan Pemulihan di Sumatra–Aceh, Anggaran Harus Tepat Sasaran

BANDA ACEH– Penanganan banjir dan pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh dinilai perlu dilakukan secara lebih terkoordinasi, cepat, dan tepat sasaran. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah diminta tidak hanya fokus pada respons darurat, tetapi juga memastikan percepatan pemulihan dan realisasi anggaran yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat terdampak.

Sejumlah pihak menilai, dalam kondisi darurat bencana hidrometeorologi yang berulang, koordinasi antara BNPB pusat, BPBD daerah, kementerian terkait, TNI/Polri, dan pemerintah daerah harus diperkuat agar penanganan tidak tumpang tindih dan bantuan dapat segera diterima korban.

Pada tahap tanggap darurat, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) diminta terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban terdampak terdata dan tertangani. Selain itu, distribusi logistik, layanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian harus menjadi prioritas utama.

Berita Lainnya:
Gagasan Kapolda Aceh Tunjukkan Hasil, Lumpur Banjir Ternyata Bisa Jadi Media Tanam Produktif

Memasuki fase transisi darurat ke pemulihan, percepatan rehabilitasi infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, sekolah, dan sarana ekonomi masyarakat dinilai krusial untuk memulihkan aktivitas sosial dan ekonomi warga. BNPB didorong memperkuat sinergi dengan Kementerian PUPR dan kementerian teknis lainnya dalam menyusun rencana pemulihan yang berkelanjutan.

Selain infrastruktur, perhatian besar juga diarahkan pada penyediaan hunian sementara (huntara) dan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya rusak berat atau tidak lagi layak huni. Penentuan lokasi relokasi diminta memperhatikan aspek keamanan bencana dan melibatkan masyarakat terdampak agar proses pemulihan berjalan inklusif.

Berita Lainnya:
Pakar Bencana Soroti Ancaman Banjir dan Longsor di Aceh: Perlu Mitigasi dan Kolaborasi Cepat

Dalam aspek pembiayaan, realisasi anggaran penanganan bencana menjadi sorotan. BNPB dan pemerintah daerah diminta memastikan dana siap pakai dan anggaran pemulihan tidak terserap dominan untuk kebutuhan operasional, melainkan diarahkan secara proporsional pada pemenuhan kebutuhan korban, pemulihan ekonomi masyarakat, dan perbaikan infrastruktur.

“Percepatan anggaran harus dibarengi pengawasan ketat agar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat terdampak,” ujar seorang pengamat kebencanaan, yang enggan ditulis namanya di Banda Aceh, Sabtu (3/1/2026).

Ke depan, BNPB juga didorong memperkuat mitigasi bencana jangka panjang, termasuk pengembangan sistem peringatan dini banjir, pengelolaan daerah aliran sungai, penataan ruang berbasis risiko, serta edukasi kesiapsiagaan masyarakat.

image_print
author avatar
Hamdani Researcher
Executive Writer di Harian Aceh Indonesia | Researcher
1 2
Geser »

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
A

Novita Sari Yahya

20 Feb 2026

Ibu yang Menjaga Api Kehormatan
A

Asmaul Husna

20 Feb 2026

Nyanyian Rindu
A

Redaksi

20 Feb 2026

Bedah Buku – Of Grammatology
A

Rosadi Jamani

20 Feb 2026

Kadis Kesehatan Itu Gugur di Meja Kerja
A

Paulus Laratmase

20 Feb 2026

Fenomena, Kekuasaan, dan Realitas Sosial
A

Tabrani Yunis

20 Feb 2026

Perjalanan Suci Sang Mentari
A

Redaksi

20 Feb 2026

Personal Branding
A

Redaksi

20 Feb 2026

Filosofi Jarimu
A

Tabrani Yunis

19 Feb 2026

Produktif Menulis, Kala Puasa Ramadan
A

Tabrani Yunis

18 Feb 2026

Kelas Afirmasi Masih Perlu

Reaksi

Berita Lainnya