NASIONAL
NASIONAL

Ajukan Praperadilan, Sekjen DPR Indra Iskandar Lawan Penetapan Tersangka KPK

BANDA ACEH – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Gugatan ini diajukan untuk menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana rumah dinas DPR.

Berdasarkan informasi yang tercantum dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan, objek gugatan Indra Iskandar berkaitan langsung dengan status hukumnya di KPK.

“Klasifikasi perkara: sah atau tidaknya penetapan tersangka,” bunyi informasi dalam laman SIPP PN Jakarta Selatan, dikutip Minggu (25/1/2026).

Gugatan praperadilan tersebut didaftarkan pada 22 Januari 2026 dan teregister dengan nomor perkara 7/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL. Pengadilan menjadwalkan sidang perdana pada 2 Februari 2026 di ruang sidang 04, pukul 09.00 WIB.

Sebagaimana diketahui, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana rumah dinas DPR. Indra Iskandar menjadi salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Untuk tersangka tujuh orang yaitu Indra Iskandar selaku PA (pengguna anggaran) dan kawan-kawan,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto pada Jumat (7/3/2025).

Meski telah berstatus tersangka, KPK hingga kini belum melakukan penahanan terhadap ketujuh orang tersebut. Penahanan masih menunggu hasil perhitungan kerugian keuangan negara.

“Masih menunggu perhitungan kerugian keuangan negara oleh BPKP,” ujarnya

image_print
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website