NASIONAL
NASIONAL

Sosok Kafrawi Yuliantono, Orang Indonesia yang Diduga Kirim Lamaran Kerja ke Predator Seks Anak Jeffrey Epstein

BANDA ACEH – Dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files kembali menjadi bahan pembicaraan publik global. Ribuan arsip yang memuat dokumen, foto, video, hingga catatan transaksi milik finansier Amerika Serikat Jeffrey Epstein terus dikaji dan diperbincangkan.Di tengah ramainya diskursus tersebut, muncul satu nama warga negara Indonesia yang ikut menarik perhatian, yakni Kafrawi Yuliantono. Nama Kafrawi Yuliantono tercantum dalam sejumlah arsip yang dikaitkan dengan Epstein, yang meninggal dunia pada 2019 saat menghadapi dakwaan serius terkait perdagangan seks anak.

Kemunculan identitas ini memunculkan rasa ingin tahu publik, terutama karena dokumen yang beredar memperlihatkan detail korespondensi dan latar belakang profesional yang cukup lengkap.

Apa Itu Epstein Files?

Epstein Files merupakan kumpulan dokumen penyelidikan yang berisi ribuan arsip terkait aktivitas, jaringan, perjalanan, serta pembelian berbagai barang milik Jeffrey Epstein.

Berkas-berkas ini kemudian menjadi konsumsi publik setelah dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat sebagai bagian dari pengungkapan kasus pelecehan seksual anak, pemerkosaan berantai, hingga dugaan perdagangan manusia.

Seiring tersebarnya potongan dokumen internal dan korespondensi elektronik di media sosial, publik mulai menelusuri nama-nama yang tercantum di dalamnya. Salah satu yang kemudian mencuat adalah Kafrawi Yuliantono, seorang pria Indonesia yang disebut berasal dari Medan.

Kemunculan nama Kafrawi Yuliantono pertama kali ramai dibicarakan setelah sejumlah warganet membagikan dokumen yang mencantumkan identitas tersebut di platform X (dahulu Twitter).

Dalam arsip yang beredar, terdapat berbagai dokumen personal atas nama Kafrawi Yuliantono. Dokumen tersebut meliputi surat elektronik, surat lamaran kerja, curriculum vitae, sertifikat, hingga salinan visa Amerika Serikat.

Kelengkapan arsip ini menunjukkan adanya proses komunikasi dan administrasi yang cukup intens pada periode tertentu.

Isi Korespondensi Email dengan Jeffrey Epstein

Salah satu dokumen yang banyak dibicarakan adalah email bertanggal 5 Agustus 2013. Email tersebut dikirim dari alamat dengan identitas Yuliantono Kafrawi-Sofitel Bali Nusa Dua Resort, dengan subjek “Salam dari Bali”.

Dalam email itu, pengirim menyampaikan apresiasi atas respons yang diterimanya terkait peluang bekerja bersama Epstein.

Ia menyebutkan ketertarikannya untuk bekerja di New York atau Florida, serta menjelaskan posisi profesionalnya saat itu sebagai Asisten Direktur Food and Beverage di kawasan Nusa Dua, Bali.

image_print
1 2 3
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya