Sabtu, 18/05/2024 - 01:54 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALPALESTINA

Israel Jemput Warganya yang Berlibur di Turki Karena Ancaman Iran

Ketegangan antara Israel dan Iran telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

ISTANBUL — Israel menjemput warganya yang sedang mengunjungi Istanbul untuk berwisata. Mereka diterbangkan keluar dari Turki oleh pejabat keamanan Israel untuk menyelamatkan dari “pembunuh Iran”, yang menunggu untuk membunuh para warga Israel di hotel tempat mereka menginap.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan


Lembaga penyiaran publik Israel, Radio Kan pada Ahad (12/6/2022) melaporkan bahwa, pejabat keamanan menggagalkan serangan Iran yang menargetkan warga Israel di Turki bulan lalu. Para pejabat Israel berkoordinasi dengan rekan-rekan mereka di Turki  untuk menggagalkan serangan yang direncanakan oleh “jaringan Iran” di Istanbul.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses ada Pelantikan Direktur PT PEMA dan Kepala BPKS


Times of Israel melaporkan, seorang wanita Israel sedang mengunjungi pasar di Istanbul ketika dia menerima telepon dari seorang pejabat senior Israel yang menyuruhnya untuk tidak kembali ke hotel. Pejabat senior itu mengatakan, “pembunuh Iran” sedang menunggu wanita itu dan pasangannya di hotel tempat mereka menginap.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
1.000 Lebih Anggota Hamas Jalani Pengobatan di Turki


“Sebaliknya, sebuah karavan dengan sekitar 10 petugas keamanan Israel membawa pasangan itu ke bandara, meninggalkan barang-barang mereka di hotel, dan kemudian terbang ke Israel,” ujar laporan Times of Israel.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh


Dilansir Alarabiya, Rabu (15/6/2022), ketegangan antara Israel dan Iran telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Bulan lalu, Israel mengeluarkan peringatan kepada warganya agar tidak melakukan perjalanan ke Turki. Larangan ini terjadi di tengah kekhawatiran bahwa, warga Israel akan menjadi sasaran “serangan balas dendam” atas pembunuhan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran Kolonel Sayad Khodai.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Kunjungan Xi Jinping ke Eropa dalam Lima Tahun Terakhir, Apa Agendanya? 


Awal pekan ini, New York Times melaporkan bahwa, Teheran yakin Israel membunuh dua ilmuwan Iran dengan meracuni makanan mereka pada Mei. Jika kecurigaan Iran terbukti benar, itu akan menjadi bagian dari perang bayangan di mana Israel menargetkan personel militer Iran, pejabat serta ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Teheran. Kemudian Iran membalas serangan dengan menargetkan warga Israel di luar negeri. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi