Jumat, 10/05/2024 - 15:26 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Menkominfo: Pernyataan Jokowi Jelas Berhentikan Wacana Perpanjangan Presiden

ADVERTISEMENTS

Pemerintah saat ini fokus dalam menyelesaikan sejumlah permasalahan dalam negeri.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses ada Pelantikan Direktur PT PEMA dan Kepala BPKS

JAKARTA — Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menanggapi rencana aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang akan digelar pada 11 April 2022. Diketahui, salah satu tuntutannya adalah meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tegas menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah


Menurut Johnny, Jokowi telah mengeluarkan pernyataan bahwa dirinya taat pada konstitusi yang melarang adanya masa jabatan presiden lebih dari dua periode. Hal tersebut semakin diperkuat dengan instruksinya kepada para menteri untuk berhenti membicarakan wacana tersebut.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh


“Disampaikan Bapak Presiden saat itu kepada para menteri tidak saja fokus pada pekerjaan mengatasi masalah-masalah di dalam negeri yang sulit ini, tapi juga agar tidak lagi untuk membicarakan yang berkaitan dengan penundaan dan perpanjangan masa jabatan presiden,” ujar Johnny di rumah dinasnya, Jakarta, Ahad (10/4/2022).

ADVERTISEMENTS
Selamart Hari Buruh


Ia menjelaskan, pemerintah saat ini fokus dalam menyelesaikan sejumlah permasalahan dalam negeri, seperti pandemi Covid-19, komoditas pangan, hingga bahan bakar minyak. Masalah-maslah tersebut juga menjadi fokus dari Jokowi untuk menyelesaikannya.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Pansel Belum Terbentuk, Yenti: Niat Memperkuat KPK Gak Sih?
ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action


“Ini sudah cukup jelas disampaikan para menteri dan dimengerti, dan dipahami betul oleh para menteri, dan setelah itu kita sama-sama tahu ya itu juga disampaikan kepada media sosial dan digital kepada masyarakat. Dari sisi itu saya kira arahan Presiden sudah cukup jelas,” ujar Johnny.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh


Adapun terkait tuntutan para mahasiswa dalam aksi 11 April besok, disebutnya dapat dikomunikasikan dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. Apalagi mengingat saat ini mayoritas masyarakat Indonesia tengah menjalani ibadah puasa.

ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Thantawi Ishak mantan Komisaris Utama Bank Aceh


“Menkopolhukam juga selalu terbuka kesempatannya untuk selalu bisa berkomunikasi dan berdialog. Demonstrasi dan lain sebagainya sekali lagi itu adalah hal yang lumrah dan biasa di suatu negara demokrasi, seperti Indonesia dan di situasi saat ini pula kita juga perlu mempertimbangkan,” ujar Johnny.


Menurutnya, tuntutan tersebut dapat disampaikan lewat pembicaraan yang dialogis. Mengingat tuntutan mahasiswa sudah disampaikan Jokowi dan menjadi fokus pemerintah saat ini. “Lebih baik lagi kalau itu bisa disalurkan dialog-dialog yang dialogis. Presiden sudah cukup jelas berkaitan dengan tuntutan para mahasiswa,” ujar Johnny.

Berita Lainnya:
Gibran Berharap Jokowi Bisa Bertemu Megawati, Sekjen PDIP Balas Menohok, Pakai Kata Bohong


“Cukup jelas berkaitan dengan tuntutan para mahasiswa yang harus kita jaga bersama adalah bahwa di mana-mana di dunia, termasuk di Indonesia. Demonstrasi mahasiswa adalah salah satu kanal aspirasi masyarakat yang kita jaga bersama-sama,” sambungnya.


Dalam aksi 11 April, BEM SI memiliki enam tuntutan. Pertama, mendesak dan menuntut Jokowi bersikap tegas menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode.


Kedua, mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Termasuk pasal-pasal bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial, ekologi, politik, ekonomi, dan kebencanaan.


Ketiga, mahasiswa menuntut Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran. Keempat, mendesak dan menuntut Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait. Kelima, mendesak Jokowi menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.


Kemudian tuntutan terakhir, mahasiswa mendesak Jokowi-Ma’ruf Amin berkomitmen penuh menuntaskan janji-janji kampanye pada sisa masa jabatan.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi