Dokter sekaligus Youtuber, dr. Richard Lee, telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik, yang dilayangkan oleh Kartika Putri.
Setelah sempat bungkam, dokter kecantikan itu akhirnya buka suara. Melalui unggahan di akun Instagram, Richard mengomentari sebuah berita yang menetapkan dirinya sebagai tersangka.
Namun, yang dia garis bawahi bukan itu, melainkan kata-kata yang menyatakan bahwa skincare yang dipromosikan oleh Kartika Putri, telah mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sementara Richard Lee, bersikukuh bahwa produk tersebut tidak memiliki izin BPOM.
Bahkan melalui unggahan video, Richard membuktikan bahwa pernyataannya tak sekadar isapan jempol belaka. Sambil memegang dan memutar-mutar produk skincare tersebut, Richard balik bertanya apakah produk tersebut benar-benar ada izin BPOM-nya.
“Maaf saya baru menjawab berita ini skrng.. dberitakan bahwa skincare yg dipromosikan kartika sdh berbpom, dan yg sy review itu tahun 2019,” tulis Richard Lee di Instagram @dr.richardlee_official, dikutip VIVA, Senin 25 April 2022.
Masih dalam unggahan yang sama, pada slide berikutnya, Richard menunjukkan video di mana dirinya tengah memegang produk skincare yang diributkan tersebut.
“Mari kita hindari debat dan nilai sendiri. Coba cari no bpom nya ada di mana??” kata Richard Lee balik bertanya.
Dia pun turut memberikan penjelasan bahwa racikan bukan produk BPOM, racikan adalah obat bukan kosmetik.
“Racikan harus melalui konsultasi dokter, dibuat oleh apoteker, dan dikeluarkan oleh apotek, serta tidak boleh dipromosikan apa lagi pake artis,” pungkasnya.
“Racikan tidak boleh di stock, artinya dibuat sesuai kebutuhan pasien.. Racikan tdk boleh di resellerkan,” sambungnya.
Lebih lanjut Richard Lee mengungkapkan bahwa dia telah me-review produk tersebut sebanyak tiga kali. Pertama pada 1 November 2019 dengan kemasan lama, kedua pada 1 Februari 2020 dan yang terakhir pada 1 Agustus 2020, yaitu produk yang sama seperti yang dipromosikan oleh Kartika Putri.
“Saya juga sudah melaporkan temuan saya ke penyidik dan bpom pada bulan Mei 2020. Serta di amin kan bpom bahwa produk tsb abal2. Cuma kelanjutannya: ya gitu deh,” kata dia.
“Krn sejak berita tersebut beredar bnyk yg bertanya, maka sy hanya menjelaskan saja. Demikian penjelasan saya tanpa ada maksud memojokkan pihak manapun,” tutup Richard Lee.

































































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler