Rabu, 28/02/2024 - 23:04 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Putin Peringatkan Barat untuk Tidak Ikut Campur

ADVERTISEMENTS

Kata Putin, Barat ingin memotong Rusia menjadi beberapa bagian.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

 MOSKOW — Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan pembalasan secepat kilat jika negara-negara lain ikut campur di Ukraina. Berbicara kepada anggota parlemen di St Petersburg pada Rabu (27/4/2022), Putin mengatakan Barat ingin memotong Rusia menjadi beberapa bagian dan menuduh mendorong Ukraina ke dalam konflik dengan Rusia.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan


“Jika seseorang berniat untuk campur tangan dalam peristiwa yang sedang berlangsung dari luar, dan menciptakan ancaman strategis bagi Rusia yang tidak dapat kami terima, mereka harus tahu bahwa serangan balasan kami akan secepat kilat,” kata Putin.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj


“Kami memiliki semua alat untuk ini, hal-hal yang tidak dapat dibanggakan orang lain sekarang. Dan kami tidak akan menyombongkan diri, kami akan menggunakannya jika perlu. Dan saya ingin semua orang tahu itu,” katanya.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Apakah Sanksi Amerika Serikat terhadap Pemukim Yahudi Berdampak? 


Invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari dan telah membuat kota-kota menjadi puing-puing dan memaksa lebih dari 5 juta orang mengungsi ke luar negeri. Negara-negara Barat telah menanggapi dengan sanksi dan pengiriman senjata bagi Ukraina untuk berperang.

ADVERTISEMENTS


Rusia menyebut intervensinya sebagai operasi khusus untuk melucuti senjata Ukraina dan melindunginya dari fasis. Ukraina dan Barat mengatakan ini dalih palsu untuk perang agresi tak beralasan oleh Putin.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action


Sedangkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ketika menyampaikan pidato pada Kamis (28/4/2022) menyatakan mendukung Ukraina membela negaranya. Dia mendorong kebebasan Kiev dalam melawan perang brutal akibat Moskow.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Meski Bersifat Tak Mengikat, Ini Pentingnya Fatwa ICJ Bagi Isu Palestina


Anggota parlemen Kanada memberikan suara dengan suara bulat  untuk menyebut serangan Rusia di Ukraina sebagai genosida pada Rabu. Anggota parlemen mengatakan ada banyak bukti kejahatan perang sistemik dan besar-besaran terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh Rusia.


Parlemen Kanada mengatakan dalam sebuah mosi kejahatan perang Rusia termasuk kekejaman massal, pembunuhan warga sipil yang disengaja, penodaan mayat, pemindahan paksa anak-anak, penyiksaan, kerusakan fisik dan mental, dan pemerkosaan. Namun,  Rusia sejak awal membantah menargetkan warga sipil.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi