ADVERTISMENT
NASIONAL
NASIONAL

Tersandera Partai Pendukungnya, Sulit bagi Jokowi Realisasikan Janji Politiknya

BANDA ACEH -Imbas Presiden Joko Widodo terkesan tidak punya nyali menggoyang menteri yang berasal dari kader partai pendukungnya. Dampaknya, masa depan kabinet orang nomor satu di Indonesia itu diprediksi kesulitan merealisasikan visi politiknya.

Pandangan ini disampaikan pengamat politik Universitas Esa Unggul, Jamiludin Ritonga saat ditanya masa depan kabinet Jokowi, Jumat (17/6).

Menurut Jamiludin, hasil reshuffle kabinet Rabu (15/6) yang dilakukan kemarin menguatkan kesan bahwa sebagai presiden Jokowi justru terkesan tersandera partai pendukungnya.

Berita Lainnya:
Menhan Sjafrie Berpotensi jadi Matahari Baru di Pilpres 2029

“Kesannya Jokowi tak punya nyali me-reshuffle memgeri dari partai politik. Jokowi terkesan tersandera partai pendukungnya,” demikian kata Jamiludin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/6).

Apalagi, bacaan Jamiludin, penunjukan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan sebagai Mendag dan Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN hanyalah semata-mata untuk mengakomodir mereka yang punya jasa.

Berita Lainnya:
Janji Prabowo ke Ulama: Keluar dari BoP Jika Tak Untungkan Palestina

“Jokowi tak ingin punya hutang politik hingga ia nantinya lengser pada tahun 2024,” tandas Jamiludin.

Ia pun berani menarik kesimpulan bahwa pada akhirnya pemerintahan Jokowi akan kesulitan menempatkan orang-orang profesional di bidangnya masing-masing.

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya