BANDA ACEH – Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan dari Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala yaitu Zakiatul Yuna dan Wardatul Ullya berhasil mengharumkan nama USK di tingkat nasional. Kedua mahasiswa ini berhasil meraih juara II pada kompetisi menulis tingkat nasional Universitas Lambung Mangkurat Nursing Competition (UNC), Senin (1/8/2022) kemarin.
Kedua mahasiswa angkatan 2020 USK tersebut menjadi juara pada dua katagori berbeda, yaitu Zakiatul Yuna untuk cerpen dan Wardatul Ullya untuk essai. Kedua katagori tersebut juga memiliki tema berbeda.
Untuk cerpen, temanya adalah “Up to Down Written by the Voice Of Nurse”. Zakiatul menjelaskan, dirinya menulis cerpen berjudul “Ditempa Rasa di antara Dua Cinta”, yang menceritakan kehidupan seorang perawat yang harus memilih mempertahankan cintanya pada ibu atau kepada pekerjaannya.
Lalu untuk essai dengan tema, “Nurses For Brilliant Future” yang merujuk pada masa depan perawat. Terkait tema ini, Ullya menulis essainya dengan judul “Self Efficacy To Become A Quality Nurse”. Tulisan ini menceritakan konsep self efficacy, yang sangat penting untuk menumbuhkan keyakinan bagi perawat terhadap kemampuannya dalam mengambil tindakan.
Kedua mahasiswa ini pun menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan mereka menjuarai kompetisi literasi yang diikuti oleh seluruh mahasiswa keperawatan di Indonesia tersebut.
Wakil Rektor III USK Profesor Mustanir, turut menyampaikan selamat dan rasa bangganya terhadap prestasi kedua mahasiswa USK tersebut. Menurutnya, prestasi kedua mahasiswa ini patut menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Karena meskipun keduanya adalah mahasiswa keperawatan, namun mereka tetap mampu berprestasi pada bidang lainnya.
Mustanir menilai, kompetensi literasi seperti ini juga sangat penting bagi setiap mahasiswa. Mengingat kemampuan literasi tersebut mampu melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, kreatif serta inovatif. Selain itu dirinya mengungkapkan, dengan kemampuan literasi yang baik maka mahasiswa mengerti bagaimana semestinya mencerna informasi yang terhampar begitu bebasnya di era digitalisasi sekarang ini.
“Maka prestasi kedua mahasiswa USK ini, patut menjadi motivasi bagi semua mahasiswa, untuk terus meningkatkan kompetensi literasinya. Karena dengan pemahaman literasi yang baik, mampu menjadikan kita lebih bijak mencerna informasi,” ucapnya.[]

































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler