NASIONAL
NASIONAL

Ada Barang Bukti Baru Disita, Tim Khusus Dalami Dugaan Ferdy Sambo Tembak Langsung Brigadir Yosua

BANDA ACEH – Kasus kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat masih akan menyita banyak perhatian publik. Pasalnya, masih ada sejumlah pertanyaan publik yang sejauh ini belum terjawab.

Termasuk dugaan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menembak langsung Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Tim Khusus (Timsus) Polri saat ini baru mendalami dugaan itu. Langkah ini dilakukan seiring telah disitanya beberapa barang bukti dari beberapa rumah yang memiliki kaitan dengan Ferdy Sambo.

“Semua masih didalami dan dianalisa oleh labfor (laboratorium forensik) dan penyidik, karena ada beberapa barang bukti kan baru disita oleh penyidik di beberapa lokasi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo seperti dikutip HARIANACEH.co.id dari laman inilah.com, Sabtu, (13/8/2022) dikutip dari Inilah.com.

Dedi enggan mengemukakan barang bukti apa saja yang disita. Begitu pula saat ditanyakan lebih spesifik apakah barang bukti itu meliputi sarung tangan hitam dan senjata yang diduga dalam genggaman Ferdy Sambo saat pembunuhan terhadap Brigadir J berlangsung, Dedi menolak memberikan tanggapan. Menurutnya, hal itu bagian materi penyidikan.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Polri Irjen Pol Andi Rian Djajadi juga menolak memberi jawaban rinci mengenai barang bukti yang telah disita tersebut. “Itu materi penyidikan. Silahkan tunggu sidang pengadilan,” kata Andi.

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo telah menyandang status tersangka kasus pembunuhan Brigadir J sebagaimana diumumkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Selasa (9/8/2022).

Brigadir J disebut tewas setelah ditembak Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu atas perintah Ferdy Sambo. Peristiwa ini terjadi di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022).

Ferdy Sambo tidak disebut turut menembak, tetapi hanya sebagai pemberi perintah penembakan. Selain itu, Listyo mengatakan, jenderal bintang dua tersebut membuat skenario seolah-olah terjadi baku tembak dengan mengarahkan tembakan ke dinding rumah dinasnya. Tembakan ini menggunakan pistol milik Brigadir J.

Soal apakah Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J, Listyo menyebut, Timsus masih harus melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan pihak terkait.

Sebelum Ferdy Sambo, Timsus Polri lebih dahulu menetapkan Bharada E selaku penembak Brigadir J. Kemudian Bripka RR (Ricky Rizal) dan asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo yaitu KM (Kuwat Maruf) turut ditetapkan tersangka lantaran turut membantu dan menyaksikan ketika penembakan Brigadir J terjadi.

Misteri Sarung Tangan Hitam dan Senjata Ferdy Sambo

Namun, berdasarkan sumber Inilah.com, Ferdy Sambo merupakan penembak pertama Brigadir J. Dia menembak kepala ajudan dari istrinya itu.”FS (Ferdy Sambo) pelaku penembak kepala,” kata sumber itu.

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya