3. Pelihara komunikasi.
Bicaralah mengenai seks, apa yang Anda sukai dan tidak sukai, dan kebutuhan-kebutuhan lain di luar seks. Pria mungkin memiliki selera seks lebih besar dan lebih memperhatikan ereksi dan orgasme, sementara wanita mungkin lebih memikirkan keintiman. Perbedaan ini harus didiskusikan dan dikompromikan untuk menemukan jalan ke luar terbaik. Kalau Anda sedang tidak mood bercinta, belajarlah mengatakan “tidak” dan tolak undangan mesra itu tanpa membuat pasangan merasa ditolak.
(Depositphotos)
4. Didiklah diri Anda soal seks.
Bacalah buku petunjuk mengenai seni bercinta. Informasi mengenai mekanisme rangsangan, kebutuhan untuk foreplay, dan perubahan fisik selama bercinta penting untuk dipelajari.
5. Cintai tubuh Anda.
Perhatikan baik-baik bentuk tubuh Anda di muka cermin. Pikirkan bagian mana yang Anda suka dan cobalah menyukai bagian yang Anda benci. Sentuhlah diri Anda dan beri tahu pasangan bagian mana yang Anda ingin ia sentuh.
6. Pelajari apa yang membuat Anda puas.
Dengan menyentuh tubuh sendiri, Anda bisa menemukan rangsangan seperti apa yang mengena bagi Anda.
7. Temukan apa yang Anda berdua sukai.
Apa yang menggairahkan Anda mungkin tidak disukai pasangan. Eksperimenlah berbagai cara bercinta dan berusahalah saling memberi kepuasan. Bicara selagi bercinta, usahakan spesifik dalam mengutarakan keinginan Anda.
8. Atasi rasa takut.
Kalau Anda merasa terkekang, pikirkan kembali mengapa Anda masih menganggap seks sebagai perbuatan “berdosa”, “kotor”, “tidak boleh dibicarakan”. Kembangkan fantasi Anda dengan melihat buku, majalah, atau video. Imajinasi adalah tempat aman untuk membiarkan rasa takut Anda pergi. Bereksperimenlah dengan perasaan-perasaan yang belum pernah Anda kenal. Praktekkan membebaskan diri saat bercinta. Bernafaslah lebih berat dan bersuaralah lebih keras.
9. Egoislah sekaligus murah hatilah.
Bercinta adalah gabungan keegoisan dan kemurahan hati. Egois berarti Anda meminta apa yang Anda maui dan mengambil yang Anda butuhkan. Murah hati berarti berkonsentrasi pada kepuasan pasangan dan memberikan apa yang dia inginkan. Tunjukkan pasangan apa yang Anda sukai dan bagian mana yang Anda ingin ia sentuh atau sentuhlah tubuh Anda sendiri.
10. Luangkan waktu.
Pada awal hubungan, Anda meluangkan waktu untuk bercinta. Anda sebaiknya melanjutkan kebiasaan ini jika ingin kepuasan seks Anda terus terpenuhi. Berangkat tidur tepat waktu dan luangkan waktu untuk seks. Dengan demikian seks tidak perlu dilakukan larut malam ketika Anda sudah sangat lelah. Ciptakan atmosfir yang tepat dan itu butuh usaha. Jangan tergesa-gesa. Sediakan waktu untuk saling menyentuh, dan perlahan-lahan tingkatkan gairah sebelum akhirnya mencapai klimaks.






























































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler