BANDA ACEH – Setiap orang tua memiliki caranya masing-masingn dalam mengasuh anak. Tak sedikit dari mereka (orang tua) menurunkan didikan yang sudah diterapkan sejak masih kecil. Ada yang tegas dengan membentak, ada juga yang tegas dengan cara lemah lembut.
Sebenarnya didikan yang tegas dengan membentak itu perlu diperhatikan. Sebagai orang tua harus paham betul bagaimana sifat dan juga mental anak-anaknya. Terlebih bagi anak yang tidak bisa dibentak, bukannya menurut malah menimbulkan trauma sendiri. Yuk coba mengasuh anak tanpa berteriak (Screamfree Parenting).
Pola asuh ini mengedepankan cara mendewasakan anak agar bisa mengendalikan emosinya guna tidak reaktif akan sesuatu seperti berteriak atau mengamuk.
Irma Gustiana seorang Psikologi anak menyampaikan cara-cara pola asuh tanpa berteriak yang baik. Yang pertama dengan memberikan anak ruang eksplorasi fisik dan emosional. Alasannya, setiap anak berhak menjadikan rumah sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk berkembang. Bukan malah mendapatkan tekanan.
Cara lain yaitu mengubah kosakata dalam berkomunikasi. Jangan pernah sekali-kali melabeli anak dengan sebutan yang malah membuatnya sakit hati dan merasa tertekan. Misalnya nakal, bodoh, pemalas, dan semacamnya. Hal tersebut malah bisa mendorong anak menjadi label itu sendiri.
Dan jika anak memang mengalami kegagalan dalam suatu hal, seperti mendapatkan nilai jelek, atau bahkan sampai tinggal kelas, orang tua harus bisa menerimanya dengan bijak. Menenangkan diri agar tidak reaktif terhadap kegagalan anak merupakan kunci dari pola asuh ini.
Istilah orang tua menjadi orang yang paling bertanggung jawab terhadap anak-anaknya adalah hal yang benar. Misalnya di saat anak sedang tantrum atau mengamuk. Bukan bertanggung jawab atas perilakunya, namun atas cara menangani emosi dan tindakan sendiri saat hal itu terjadi.
Jadi tanamkan pada diri sendiri, sebelum menolong anak, sebagai orang tua harus bisa mengontrol emosi dalam diri terlebih dahulu. Seperti contoh jika terjadi hal darurat dalam pesawat. Orang tua terlebih dahulu menggunakan oksigen bantuan, setelah itu orang tua baru menolong anak.
“Belajar untuk menjadi tenang dan berkesadaran, karena ketika kita dikuasai emosi negatif dan kehilangan kendali, maka kita akan kehilangan banyak hal.” Tulis Irma di Instagramnya.
Sumber: Tabloidbintang
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler