UPDATE

ACEH
ACEH

15 Guru Besar Bakal Bertarung Jadi Rektor UIN SU Periode 2023-2027

MEDAN – Sebanyak 15 guru besar dari berbagai disiplin ilmu ikut dalam penjaringan Rektor UIN Sumatera Utara periode 2023-2027. Sementara pendaftaran calon rektor telah ditutup pada Selasa, (31/1/2023).

Pelaksana tugas (Plt) Rektor UIN SU Medan Prof Abu Rokhmad, menyampaikan jumlah calon rektor yang mendaftar sangat fantastis. Ia menilai bahwa hal ini bukti masih banyak guru besar yang peduli untuk membesarkan kampus Islam negeri terbesar di di Sumut.

“Ada 15 guru besar yang mendaftar ini angka luar biasa fantastis. Terbesar dalam sejarah UIN SU, guru besar yang mendaftar ini jadi penyemangat bagi kita, masih banyak guru besar yang peduli untuk menjadikan UIN SU lebih besar di masa depan,” kata Abu Rokhmad dalam keterangannya di lama resmi uinsu.ac.id yang dikutip Lensakita.com Minggu (5/2/2023).

Abu Rokhmad mengapresiasi kepada panitia penjaringan (panjar) yang bekerja keras melayani para guru besar yang mengikuti proses penjaringan mulai dari pendaftaran.

Ia juga memberi apresiasi pada para guru besar yang berkenan mendaftar sebagai bakal calon rektor di UIN SU. “Saya yakin, para guru besar yang mendaftar, punya niat yang tulus untuk berkontribusi membesarkan UIN SU secara nyata dari dalam, bukan hanya dari luar,” ujarnya.

Menurutnya, setiap guru besar yang maju pada penjaringan tersebut, pasti melalui proses cukup panjang dan banyak pertimbangan serta berbagai usaha berat. Mulai dari pertimbangan bakal calon dengan diri sendiri, bakal calon dengan keluarga dan kolega, sehingga memutuskan untuk maju pada pemilihan rektor ini.

Dari jumlah pendaftar itu, Prof Abu menilai proses sosialisasi dinilai cukup berhasil. Secara umum, menilai UIN SU masih dalam kondisi cukup baik dan bisa diperbaiki untuk lebih baik dan lebih maju. Para guru besar mampu mengukur setiap potensi kampus, walaupun sejalan dengan banyaknya tantangan.

Para pendaftar yakni guru besar itu, juga menyiapkan serta menawarkan berbagai konsep, program, solusi dan jalan keluar yang bisa diberikan dijalankan dalam bentuk visi misi untuk memajukan UIN SU Medan.

Pendaftaran sebagai tanda kesiapan guru besar ini, jelas rektor, adalah sebagian dari proses. Setelah ini ialah proses verifikasi kelengkapan persyaratan, penyerahan dokumen balon rektor dari panitia kepada Plt Rektor, selanjutnya diserahkan kepada senat universitas untuk memberikan pertimbangan kualitatif, dan selanjutnya disampaikan kepada Menteri Agama secara spesifik dari pada calon rektor tersebut.

“Proses ini diarahkan agar bisa terkonsolidasi dengan baik,” tandasnya.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.