Illumina Dukung Perkembangan Inovasi Genomik Dunia Medis

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

JAKARTA –PT. Pandu Biosains dan Illumina telah menyelenggarakan dua seminar yang berjudul “Illumina Innovation Roadshow: Driving Innovation to Push Genomics Forward in Indonesia” dan “Collaborative User Group Meeting: Empowering Indonesia’s Infectious Disease Surveillance and Pandemic Preparedness through Genomics” pada tanggal 14-15 Maret 2023. Acara ini terselenggara dengan tujuan untuk memberikan informasi dan presentasi mengenai brand Illumina sebagai global genomic leader berbasis Next-Generation Sequencing dan MicroArray hingga menciptakan komunitas genomik untuk mendukung berbagai bidang penelitian dan program nasional untuk meningkatkan kualitas kesehatan manusia, hewan, hingga pangan, terkhususnya Infectious Disease dan Microbiology. 

ADVERTISEMENTS

Acara pertama dibuka oleh Tita Saraswati selaku Direktur PT. Pandu Biosains. Seminar dilanjutkan dengan presentasi dari Illumina yang ahli di bidangnya yaitu oleh Anthony Beckhouse, PhD dan Johan Sebastian Basuki, PhD dengan informasi teknologi terbaru Illumina yaitu NovaSeq X hingga X-LEAP Chemistry sebagai sequencing-by-synthesis chemistry tercepat, dengan kualitas tertinggi dan bersifat sustainable di dunia.

ADVERTISEMENTS

Acara dilanjutkan dengan pemaparan solusi Illumina dan pembaruan teknologi dalam bidang onkologi untuk riset dan tes, serta solusi program dan penelitian penyakit genetik di Indonesia oleh Chonglei Bi, PhD dan Heiding Cheng, PhD. 

ADVERTISEMENTS

Pandu Biosains mengundang dua orang Key Opinion Leader genomik, yaitu Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, PhD yang lebih banyak membahas tentang bagaimana peran genomik, khususnya Next-Generation Sequencing Illumina untuk digunakan dalam pelaksanaan program database kanker nasional. Dalam presentasi selanjutnya, dr. Gunadi, PhD, SpBA, Subsp.D.A.(K) menyampaikan pentingnya program Human Genome Project nasional hingga penelitian yang berfokus pada penyakit langka dan tidak terdiagnosis yang sudah dan akan dilaksanakan dengan platform Illumina.

Pada hari selanjutnya, acara dibuka oleh Nicholas Tan sebagai Commercial Lead, Southeast Asia Illumina dan Ibu Dr. Dra. Rizka Andalusia, Apt., M.Pharm., MARS sebagai Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Acara dilanjutkan dengan presentasi dari Dr. dr. Vivi Setiawaty, M.S dengan bahasan pengalaman penanganan pandemi SARS-CoV-2 secara nasional hingga perencanaan pengendalian ancaman AMR, Revata Utama (Nusantics) dengan presentasi sebagai bagian dari Illumina Accelarator Program 2022 dari swasta.

ADVERTISEMENTS

dr. Imran Pambudi, M.P.H.M. sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI membagikan informasi terkait situasi, capaian, hingga bagaimana Whole Genome Sequencing berperan dalam penanganan Tuberkulosis secara nasional, Dr. Ines Irene Caterina Atmosukarto, Ph.D dengan presentasinya terkait fokus dan update program Biomedical and Genome Science Initiative (BGSi) dengan fokus awal pada penyakit infeksi hingga onkologi, dan Michael Abdo, PhD yang membahas terkait solusi Illumina dalam penyakit infeksi seperti COVID-19 sebelumnya, solusi tuberkulosis menggunakan Illumina, hingga solusi masa depan untuk surveilans multi-patogen dan lingkungan.

ADVERTISEMENTS

Setelah rangkaian acara kedua selesai, Pandu Biosains dan Illumina membuka sesi diskusi dan konsultasi untuk berbagai topik terkait pengembangan program, isu teknis, hingga pemahaman tentang produk Illumina lainnya.

ADVERTISEMENTS

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
Exit mobile version