Jumat, 01/03/2024 - 15:19 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Rusia Tangkap Anggota Angkatan Lautnya Sendiri

ADVERTISEMENTS

 MOSKOW — Rusia menangkap seorang anggota angkatan lautnya sendiri atas tuduhan merencanakan “serangan teror” terhadap kapal perang Armada Laut Hitam Rusia. Badan keamanan Rusia (FSB) mengatakan anggota angkatan laut itu dituduh merencanakan serangan langsung ke “kapal dengan senjata presisi tinggi.”

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

Markas Armada Laut Hitam berada di Crimea yang Rusia aneksasi dari Ukraina pada 2014 lalu. Dalam pernyataannya, Kamis (27/7/2023) FSB mengatakan tersangka “direkrut badan intelijen Ukraina” dan ditemukan memiliki dua bom rakitan di rumahnya.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan
Berita Lainnya:
Enggan Terlibat Genosida, Penerbang AS Bakar diri di Washington

FSB juga menuduh anggota angkatan laut itu mengirimkan rahasia negara ke Ukraina. Sebelumnya Rusia menjatuhkan dakwaan yang lebih ringan pada anggota pasukan pertahanannya sendiri seperti disersi.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Namun tuduhan terhadap anggota angkatan laut ini yang kemungkinan termasuk terorisme, pengkhianatan, membocorkan rahasia negara dan memiliki bahan peledak ilegal merupakan dakwaan berat.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Penghentian Perang di Gaza akan Pulihkan Stabilitas di Laut Merah

Pernyataan tersebut tidak memberikan detail lebih dan sangat sulit untuk memverifikasi tuduhan itu dengan independen.

ADVERTISEMENTS

Terpisah, media pemerintah Rusia mengutip FSB yang mengatakan dua orang agen intelijen Ukraina divonis 15 tahun penjara di pengadilan Rusia. Masing-masing ditahan di penjara keamanan ketat atas tuduhan spionase. 

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

sumber : Reuters

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi