HARIANACEH.co.id|Sabang – Hujan deras disertai angin kencang dan petir yang melanda Kota Sabang pada Jum’at (20/10), mengakibatkan 8 rumah warga Gampong Kuta Barat dan satu rumah di Gampong Krueng Raya Kecamatan Sukakarya, tertimpa pohon.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Sabang melalui Dinas Sosial, PMG PP dan PA bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) serta Tagana Sabang, turun ke lokasi kejadian, guna memberikan bantuan masa panik dan turut membantu pihak BPBD dalam upaya pembersihan lokasi.
Kepala Dinas Sosial PMG, PP dan PA, Naufal menyebutkan, 12 kepala keluarga warga Kuta Barat dan satu kepala keluarga warga Krueng Raya, yang merupakan korban bencana alam tersebut, telah menerima bantuan masa panik.
Namun demikian, Naufal mengatakan akan selalu memantau dan terus berkoordinasi kepada pejabat gampong, terkait sandang dan pangan para korban yang sementara mengungsi di rumah kerabat itu.
“Alhamdulillah, tadi kita sudah salurkan bantuan kepada korban untuk dua gampong, yakni Kuta Barat dan Gampong Krueng Raya. Selanjutnya kita akan terus memantau perkembangan terkait kecukupan sandang dan pangan para korban bencana alam tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan, bantuan masa panik yang diberikan kepada korban terdampak cuaca ekstrem ini berupa sembako yakni minyak goreng, sambal, roti, air mineral dan lain-lain. Selain itu juga diberikan bahan rehap bangunan berupa seng, paku dan triplek sesuai berat kerusakan rumah dimaksud.
Sebelumnya, terkait kronologi kejadian, Kepala BPBD Sabang melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Budiman menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari warga sekira pukul 07.30 Wib pagi tadi, piket BPBD yang bertugas segera berkoordinasi dan langsung turun ke lokasi.
“Pada pukul 07.30 Wib pagi, petugas piket BPBD mendapatkan laporan bahwasanya telah terjadi pohon tumbang yang menimpa rumah warga yang diakibatkan cuaca buruk hari ini di wilayah Kota Sabang, laporan dari Gampong Kuta Barat dan Gampong Krueng Raya,” kata Budiman.
Dijelaskan, pohon tumbang menimpa delapan rumah warga Gampong Kuta Barat milik Saudara Rasidah, Mardi Sukondo, Jabar Nur, Cut Maydar, Zuherli, Hadi Sucipto, Herry Jenico, dan Sri Rezeki dengan tingkat kerusakan tergolong berat.
Selain itu, pohon tumbang juga menimpa satu rumah warga Gampong Krueng Raya milik Hasan Basri, yang mengakibatkan rusak ringan, dimana atap rumah milik korban rubuh.
“Pada saat ini para korban sudah mengungsi ke rumah kerabat. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun sampai dengan saat ini Tim BPBD, dibantu warga sekitar, Dinsos, TNI-Polri dan berbagai pihak lainnya, masih melakukan evakuasi pohon tersebut yang menghalangi akses jalan warga,” tambahnya.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Untuk Mengatasi lupa PIN (BRimo) Anda bisa menghubungi CS BRi…
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Berita Terpopuler