Senin, 04/03/2024 - 05:38 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

PDIP Cabut Laporan Terhadap Rocky Gerung atas Kasus Dugaan Penghinaan Jokowi, Ini Alasannya

Politik-rocky-gerung_375_211.webp” width=”640″/>BANDA ACEH – Tim bantuan hukum PDIP memilih mencabut laporannya terhadap Rocky Gerung yang berkaitan dengan kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden RI Joko WIdodo (Jokowi).

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

Hal itu disampaikan oleh perwakilan Tim Badan Bantuan Hukum Advokat Rakyat DPP PDIP, Johannes Tobing.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Johannes mengungkap pencabutan itu ditengarai pihaknya yang sepakat dengan pernyataan pedas yang disampaikan Rocky Gerung berupa dugaan penghinaan terhadap Jokowi.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Pasalnya, ia mengaku belakangan pernyataan yang disampaikan oleh Rocky Gerung terkait kepemimpinan Jokowi dinilai kubunya memiliki kebenaran.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Pesan Rocky Gerung ke Pemuda: Pilih Presiden yang Paham Situasi Global

Sebab, kata Johannes, pernyataan Rocky Gerung mulai terbukti dengan sejumlah keputusan Jokowi yang dibuat pada akhir-akhir ini.

ADVERTISEMENTS

“Saya putuskan untuk mencabut laporan, apa yang disampaikan saudara Rocky Gerung saya pikir lama-lama jadi benar juga. Cara-caranya Presiden Jokowi memimpin negara ini sudah tidak lagi memperjuangkan kepentingan rakyat indonesia, cenderung demi kepentingan dirinya dan keluarganya, apalagi setelah melihat keputusan MK, terbukti paman Usman diberhentikan dari ketua MK,” kata Johannes kepada awak media, Jakarta, Rabu (29/11/2023).

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
Berita Lainnya:
Libur Panjang, Ganjil-Genap di DKI Jakarta Ditiadakan
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Tak hanya itu, Johannes turut serta membenarkan pernyataan Rocky Gerung usai putra sulung Jokowi yakni Gibran Rakabuming Raka melanggeng bebas sebagai peserta Pilpres 2024.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

Hal itu terbukti dari adanya karpet merah dari Mahkamah Konstitusi yang memuluskan langkah Gibran untuk menjadi Cawapres dari Prabowo Subianto.

“Tak lama anaknya Gibran maju jadi Cawapres. Ini diluar akal sehat saya sebagai yang anti kepada pelanggaran hukum. Menerabas hukum, menghalalkan segala cara untuk ambisi berkuasa,” pungkasnya

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi