Selasa, 27/02/2024 - 21:56 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Seorang Perempuan di Pagerageung Tasikmalaya Ditemukan Meninggal dengan Luka di Leher

ADVERTISEMENT

TASIKMALAYA — Warga Desa Puteran, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan pada Rabu (29/11/2023) sore. Belum diketahui identitas dari mayat perempuan itu.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tasikmalaya Kota AKP Fetrizal mengatakan, polisi menerima laporan penemuan mayat perempuan itu pada Rabu sekitar pukul 15.00 WIB. Usai menerima laporan, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional
Berita Lainnya:
Surya Paloh Yakin AMIN Bisa Lolos ke Putaran Kedua Bersama Ganjar

“Dari laporan itu, kami mendatangi TKP dan melakukan olah TKP,” kata dia di lokasi, Rabu malam.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat perempuan itu ditemukan pertama kali oleh seorang pemulung barang bekas. Mayat perempuan itu awalnya dikira sebuah boneka. Namun, saat didekati sosok itu merupakan mayat perempuan.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

 

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Pemulung itu kemudian langsung melaporkan kepada warga sekitar. Setelah itu, kasus penemuan mayat itu langsung dilaporkan ke polisi.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Pelaku Usaha di Malioboro Diminta Sediakan Tempat Khusus Merokok

Fetrizal mengatakan, berdasarkan hasil temuan sementara, terdapat luka di bagian kepala korban dan bagian leher. Diduga luka itu bekas kekerasan dengan benda tumpul.

Ia mengatakan, polisi berencana melakukan autopsi untuk menentukan penyebab kematian korban. Proses autopsi rencana akan dilakukan pada Kamis (30/11/2023).

“Kami akan lakukan autopsi, apakah ini jadi salah satu penyebab pada mayat perempuan yang kita temukan hari ini,” kata Fetrizal.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi