Kamis, 29/02/2024 - 01:29 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Gejala Awal Pneumonia Seperti Apa?

ADVERTISEMENTS

Anak sakit (ilustrasi). Gejala pneumonia pada anak-anak bisa sangat berat.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

JAKARTA — Berdasarkan data Kemenkes, terjadi peningkatan tren pneumonia secara umum di beberapa provinsi setelah pandemi Covid-19 berlalu. Sejak awal tahun, Jawa Barat memiliki kasus terbanyak, namun berangsur-angsur menurun.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

“Oktober-November 2023 ini kasusnya mencapai titik terendah,” kata Imran.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

 

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

Sementara itu, jika dilihat dari insiden per 100 ribu orang, yang paling tinggi insidennya adalah DKI Jakarta, baik infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) maupun pneumonia. Peningkatan ini terjadi saat polusi udara tinggi, yakni sekitar bulan September-Oktober.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Viral Disebut Kadar Bromate di Atas Normal, Ini Kata Le Minerale

 

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Apa yang tubuh perlihatkan ketika menderita pneumonia? Pakar kesehatan dr Miza Afrizal, SpA. BMedSci.MKes menjelaskan pneumonia biasanya hadir dengan gejala-gejala awal seperti demam disertai nyeri kepala dan tubuh menggigil, batuk tidak berdahak ataupun batuk berdahak dengan cairan mengandung nanah berwarna kekuningan.

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

Gejala ini, menurut Miza, bisa sangat berat, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Oleh karena itu, orang-orang disarankan melindungi dan menyayangi paru-paru anak dengan melakukan vaksinasi PCV13 dosis lengkap.

Merujuk anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dosis pemberian vaksin PCV13 pada anak sebanyak tiga kali, yakni pada usia 2, 4, dan 6 bulan dan vaksin booster pada usia 12–15 bulan. Selain pada anak, vaksin PCV13 juga direkomendasikan dalam imunisasi dewasa oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) guna melindungi masyarakat dari pneumonia, menurut dokter spesialis penyakit dalam, dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc., Sp.PD.

Berita Lainnya:
Gejala Serangan Jantung Pria dan Wanita Ternyata Berbeda, Seperti Apa?

“Orang dewasa termasuk lansia, hanya perlu satu kali vaksinasi seumur hidup. Bila sedang sakit, jangan lupa memakai masker, supaya tidak menularkan ke orang lain,” kata dia melalui keterangan pers, Selasa (14/11/2023).

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi