Selasa, 27/02/2024 - 00:23 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BOLALIGA ITALIA

Jaksa Penuntut Minta Hukuman Empat Tahun untuk Pogba

ADVERTISEMENT

Pemain Juventus Paul Pogba terancam hukuman skorsing empat tahun akibat doping.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

ROMA — Kantor kejaksaan anti-doping di Italia telah menyelesaikan prosedur mereka menyusul kegagalan tes doping Paul Pogba pada bulan Agustus lalu. Sekarang, mereka meminta hukuman skorsing empat tahun untuk gelandang Juventus itu. 

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Pemain asal Prancis itu gagal dalam tes doping rutin menyusul kemenangan 3-0 Juventus atas Udinese di Serie A pada akhir Agustus lalu. Dalam tes awal dan analisis lanjutan, Pogba memiliki jejak DHEA dalam tubuhnya, zat yang dilarang di Serie A. 

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
Szczesny Sebut Partai Inter Vs Juventus, Seperti MU Kontra Liverpool di Inggris

Hukuman maksimal empat tahun akan menjadi sanksi jika tidak ada tawar-menawar pembelaan yang dinegosiasikan dari pihak Pogba, dikutip dari Football Italia, Kamis (7/12/2023). 

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Pogba diperkirakan oleh beberapa media akan diadili di depan pengadilan anti-doping nasional. Dia telah diskors sementara sejak hasil tes doping awal keluar. 

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Pemain berusia 30 tahun itu hanya bermain selama 52 menit dalam dua pertandingan kompetitif di Serie A untuk Juve musim ini. Meskipun ia berada di bangku cadangan, Pogba tidak terlibat dalam pertandingan melawan Udinese yang kemudian dinyatakan positif menggunakan DHEA. 

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Bryan Cristante Belom Move On dari Jose Mourinho

Kontraknya, yang memberinya gaji tahunan sebesar 8 juta euro bersih sebelum skorsing, berlaku hingga musim panas 2026. Namun, menurut TMW, Pogba telah menerima gaji 42 ribu euro per tahun selama masa larangan bermain. 

Jika Pogba diskors selama empat tahun, TMW dan beberapa media lain melaporkan bahwa Juventus dapat mengakhiri kontrak secara sepihak.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi