Senin, 04/03/2024 - 07:27 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

KemenPPPA: Takut Reputasi Turun, Korporasi Tutupi Kekerasan Seksual

Pelecehan seksual (ilustrasi). Perusahaan yang memiliki kasus kekerasan seksual diserukan untuk mengakui dan menanganinya alih-alih menutupi.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

JAKARTA — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyebut korporasi masih cenderung menutup-nutupi bila terjadi kasus kekerasan seksual di perusahaan. Kecenderungan itu terjadi karena manajemen menganggap kejadian tersebut akan mencoreng reputasi perusahaan.

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

“Saat ini masih berlaku ketika ada kasus itu, dianggap ini mengancam reputasi perusahaan, jadi upayanya ditutup-tutupi supaya seolah-olah tidak ada kekerasan seksual ” kata Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Rumah Tangga dan Rentan KemenPPPA Eni Widiyanti dalam talkshow bertajuk “Sinergi dalam Implementasi UU TPKS untuk Ciptakan Tempat Kerja Bebas Kekerasan Seksual”, di Jakarta, Kamis (7/12/2023).

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj
Berita Lainnya:
Bisa Bernasib seperti Soeharto, Jokowi Dkk Jangan Melawan Rakyat!

Untuk itu, Eni mendorong agar perusahaan yang memiliki kasus kekerasan seksual di dalamnya untuk mengakui dan menangani kasus tersebut.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

“Akan lebih baik kalau oh iya kita akui memang ada (kekerasan seksual), tetapi perusahaan sudah menanganinya dengan baik,” kata Eni.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Perolehan Suara PSI Melonjak, Grace Natalie: Kenapa yang Disorot Hanya PSI? Wajar Penghitungan Suara Masih Berlangsung

sumber : Antara

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi