Selasa, 21/05/2024 - 07:23 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

AAUI Tingkatkan Kualitas SDM Kejar Ketertinggalan dari Negara Lain

SOLO — Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain melalui kegiatan HR Networking 2023.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

“AAUI kita dari sisi HR (human resource/SDM) sangat tertinggal, bukan dalam ilmu asuransinya tetapi membangun satu karakter yang kuat,” kata Ketua AAUI Budi Herawan di sela kegiatan HR Networking 2023 di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (9/12/2023).

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Oleh karena itu, menurut dia, ketertinggalan tersebut harus segera dikejar. Ia mengatakan setelah empat hari melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan, masih banyak hal yang harus dikerjakan oleh sektor asuransi di Indonesia.

“Salah satunya pembinaan terhadap HR. Mencetak karakteristik yang lebih bertanggung jawab dan bermoral. Kita bisa berkesinambungan nanti hingga tahun 2024,” katanya.

Berita Lainnya:
Luhut Tegaskan Kerja Sama Indonesia-China Semakin Kuat

Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi pintu gerbang untuk membangun SDM yang kuat di dunia perasuransian.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Pada kesempatan yang sama, Pengawas Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 OJK Surakarta Susana Diah Kusumaningrum mengatakan di sektor jasa keuangan SDM dituntut untuk menciptakan kemampuan beradaptasi dengan menciptakan layanan yang mudah, murah, cepat, andal, dan berorientasi pada konsumen.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Oleh karena itu, dikatakannya, sektor jasa keuangan termasuk di dalamnya asuransi perlu didukung oleh kapasitas SDM yang berdaya saing dan menghadapi kompetisi yang begitu tinggi.

Menurut dia, OJK juga memiliki komitmen yang tinggi untuk mengawal pengembangan kapasitas SDM di industri jasa keuangan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENTS

“Cetak biru pengembangan SDM merupakan suatu kerangka acuan terperinci sebagai landasan perencanaan pengembangan sumber daya manusia. Harapannya nantinya bisa menjadi prioritas dalam menyusun strategi dan menyusun pengembangan program SDM di setiap industri jasa keuangan, khususnya di industri asuransi umum,” katanya.

ADVERTISEMENTS

Ia mengatakan jika melihat survei literasi dan inklusi keuangan di Indonesia pada tahun 2022, khususnya di sektor asuransi angkanya masih cukup rendah, yakni sebesar 31,72 persen dan angka inklusi sebesar 16,63 persen.

Berita Lainnya:
Sri Mulyani Pastikan Terus Monitor Kontainer yang Tertahan di Pelanuhan Bisa Keluar

“Ini PR apakah kita perlu edukasi atau sebelumnya masyarakat yang sudah trauma dengan asuransi bisa percaya diri kembali kalau kita butuh asuransi sebagai proteksi diri,” katanya.

 

 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi