Kamis, 30/05/2024 - 07:08 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

KPK Yakin Hakim tak Terpengaruh Permintaan Rafael Alun

Terdakwa kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Rafael Alun Trisambodo. KPK meyakini hakim tidak akan terpengaruh dengan permintaan Rafael Alun Trisambodo.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons santai terdakwa kasus korupsi Rafael Alun Trisambodo yang meminta dibebaskan dan harta dikembalikan karena mengklaim banyak berjasa bagi negara. KPK meyakini Majelis Hakim dapat mengambil keputusan bijak.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Juru Bicara KPK Ali Fikri tak mempersoalkan permintaan tersebut. Ali menganggap permintaan semacam itu cenderung biasa disampaikan terdakwa korupsi.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Hal biasa kalau terdakwa seperti itu, nanti majelis akan pertimbangkan,” kata Ali kepada wartawan, Rabu (3/1/2023).

Ali optimistis permintaan dari ayah Mario Dandy tersebut tak bakal mempengaruhi hakim. Ali meyakini fakta hukum yang dibeberkan JPU KPK sepanjang persidangan dapat menjadi rujukan penghukuman terhadap Rafael Alun.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak
Berita Lainnya:
Bungkam Usai Diperiksa, Sandra Dewi Tinggalkan Kejaksaan Agung dengan Kepala Tertunduk

“Kami yakin klaim tersebut tidak akan pengaruhi fakta hukum yang telah diungkap dan buktikan oleh Jaksa KPK,” ujar Ali.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Sebelumnya, eks pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo meminta majelis hakim membebaskannya dari kasus gratifikasi dan TPPU. Rafael mengklaim telah banyak berjasa bagi negara. Rafael juga ingin hartanya dan istrinya, Ernie Meike Tarondek dikembalikan. Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Rafael Alun, Junaedi Saibih, dalam sidang duplik Rafael Alun di PN Tipikor Jakarta, Selasa (2/1/2024).

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Diketahui, JPU KPK menyebut Rafael menerima gratifikasi Rp16,6 miliar dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hingga Rp 100 miliar. Sehingga Rafael Alun dituntut 14 tahun penjara, denda 1 miliar subsidair 6 bulan penjara, dan uang pengganti 18,9 miliar.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
Warga Purworejo Dukung Anak Ideologis Prabowo Jadi Cagub Jateng
ADVERTISEMENTS

Aksi Rafael turut melibatkan keluarganya.  Pertama, istri Rafael yaitu Ernie Meike Torondek ikut disebut dalam dakwaan. Ernie diajak Rafael melakukan pencucian uang. Modusnya, Ernie menduduki jabatan dari perusahaan yang didirikan Rafael, salah satunya PT ARME.

ADVERTISEMENTS

Kedua, nama Mario Dandy yang merupakan anak Rafael ternyata muncul dalam surat dakwaan. Mario sudah terkenal lebih dulu karena terjerat kasus penganiayaan berat terhadap anak berinisial DO. Nama Mario digunakan Rafael guna menyamarkan harta.

Berikutnya, anak Rafael lain juga disebutkan dalam surat dakwaan yaitu Christofer Dhyaksa Dharma dan Angelina Embun Prasasya. Bahkan ibu Rafael, Irene Suheriani Suparman terlibat pencucian uang itu.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi