Kisah Saudagar Berhenti Dagang untuk Fokus Ibadah, Malah Ditegur Sufi

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

JAKARTA — Ada kisah menarik tentang Ibrahim bin Adham yang tentu dapat dipetik hikmahnya. Kisah ini berawal ketika dia ada dalam perjalanan untuk melakukan aktivitas perdagangan.

ADVERTISEMENTS

Saat itu, Ibrahim bin Adham dikenal sebagai seorang saudagar besar. Ibrahim bin Adham lahir di tengah komunitas orang Arab Kota Balkh, daerah Khurasan timur (kini bagian dari Afghanistan). Dia sezaman dengan generasi tabiin dan merupakan keturunan Umar bin Khattab.

ADVERTISEMENTS

BACA JUGA: Surat Yasin Lengkap 83 Ayat Arab, Latin, dan Terjemahan

ADVERTISEMENTS

Dikutip di Al Watan, suatu ketika, di tengah perjalanan kafilah dagangnya, Ibrahim bin Adham menemukan seekor burung yang sayapnya patah. Dia pun menghentikan perjalanannya. Kemudian dia berkata:

ADVERTISEMENTS

 والله لأنظرن من يأتي له بطعامه، أم أنه سيموت

“Demi Allah, aku akan melihat siapa yang akan membawakan makanan untuk burung ini, atau ia akan mati.”

ADVERTISEMENTS

Ibrahim pun berhenti dengan perlahan-lahan. Setelah itu, seekor burung datang dan memberi makan kepada burung yang sedang sakit itu. Burung yang baru datang ini memasukkan mulutnya ke dalam mulut burung yang sakit itu, untuk memberi makan.

ADVERTISEMENTS

Melihat hal tersebut, Ibrahim memutuskan berhenti dagang untuk fokus beribadah. Karena dia telah melihat keagungan Allah dan keluasan rezeki yang diberikan-Nya.

ADVERTISEMENTS

Apa yang telah diputuskan oleh Ibrahim…

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
Exit mobile version