Rabu, 29/05/2024 - 07:26 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Pernyataannya Dipotong, Ahok Mengaku tak Bego-bego Amat Menyerang Jokowi Membabi-buta

JAKARTA — Mantan gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok mengaku tidak akan menyerang Presiden Jokowi secara membabi-buta. Ia masih waras bila ingin menyerang Jokowi. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

“Saya tidak bego-bego amatlah jika menyerang seperti itu. Masa saya bilang Jokowi tidak bisa kerja gitu di depan umum,” ujarnya, Rabu (7/2/2024) malam. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Sebelumnya beredar potongan video di media sosial, Basuki menyebut Gibran Rakabuming Raka dan Presiden Joko Widodo tidak bisa kerja. Hal itu disampaikan Ahok saat berdikusi dengan seorang lansia di acara Ganjar-Mahfud. 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Namun menurut Ahok, soal ia menyatakan Presiden Jokowi tak bisa kerja tidaklah benar. Video yang beredar telah dipotong dan tidak pada konteksnya. 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Ia menuturkan, saat video itu direkam, kata Ahok, ada seorang nenek berusia 82 tahun bertanya kepadanya akan memilih siapa pada Pilpres 2024.

Berita Lainnya:
Anies Mulai Serius Pertimbangkan Maju Lagi di Pilkada DKI: Nanti Saya Istikharah Lagi

Ahok pun menjawab akan memilih pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Semeentara nenek itu mengatakan akan mencoblos pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Namun, saya bilang, sorry saya pilih Pak Ganjar. Nggak mungkin dong saya jelasin Nawacita kepada nenek itu yang umurnya sudah 82 tahun, apalagi (dia keturunan) Tionghoa,” kata Ahok.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Lalu, Ahok menyampaikan kepada nenek itu secara sederhana bahwa Presiden Jokowi sudah bekerja menjadi presiden selama 10 tahun.

ADVERTISEMENTS

Sehingga, program kerja Nawacita yang diusung Jokowi sejak Pilpres 2014 itu perlu dilanjutkan lagi oleh yang memang memulai itu, yakni pasangan calon usungan PDI Perjuangan. Tetapi, nenek itu tetap menganggap bahwa Gibran, yang merupakan anak sulung Jokowi sekaligus wali kota Surakarta, juga bagus bekerja.

ADVERTISEMENTS

“Saya tanya, memang Gibran bisa kerja? Dia (calon) wakil presiden mana bisa ngurusin Nawacita sih? Inikan yang berkuasa nanti Prabowo kalau terpilih. Ya, saya bilang, apa Pak Jokowi bisa kerja? Maksudnya, kalau Pak Jokowi sudah nggak jadi presiden, memangnya dia bisa kerjain program Nawacita? Nah, inilah saya bilang tadi, konteksnya dipotong,” jelas Ahok.

Berita Lainnya:
Ditanya Gabung atau tidak ke Pemerintahan Prabowo-Gibran, Anies: Emang Diajak? 

Respons Gibran

Ditemui usai acara peringatan isra’ mi’raj di Edutorium UMS Gibran hanya memberikan respon santai. “Oh ya silahkan itu kan warga yang menilai,” katanya, Kamis (8/2/2024).

 

 

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi