Minggu, 14/04/2024 - 21:45 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Tak Miliki Dokumen Izin Tinggal, 4 WN Timor Leste di Bandung Dideportasi 

ADVERTISEMENTS

Empat orang warga negara Timor Leste terdiri dari tiga orang laki-laki berinisial GBE, VBDR, dan AMG serta satu orang perempuan berinisial AM diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, akhir Januari kemarin. Mereka tidak memiliki dokumen paspor dan izin tinggal di Kota Bandung.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

 BANDUNG — Empat orang warga negara Timor Leste terdiri dari tiga orang laki-laki berinisial GBE, VBDR, dan AMG serta satu orang perempuan berinisial AM diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, akhir Januari kemarin. Mereka tidak memiliki dokumen paspor dan izin tinggal di Kota Bandung.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh
ADVERTISEMENTS

Kepala Kantor Imigrasi Bandung Agung Pramono mengaku menerima informasi dari masyarakat tentang aktivitas orang asing secara ilegal di Kota Bandung. Tim pengawasan orang asing dan seksi intelijen dan penindakan keimigrasian langsung mengamankan empat orang warga negara Timor Leste di kos-kosan mereka di Jalan Cikutra, Kota Bandung akhir Januari kemarin.

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
KPU akan Hadiri Undangan Rapat dengan DPR pada 25 Maret

“Kami berhasil mengamankan empat orang warga negara asing Timor Leste yang melanggar tindak pidana keimigrasian,” ucap dia di Kantor Imigrasi Bandung, Senin (26/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

Setelah diamankan, Agung mengatakan para warga negara asing ini tidak dapat menunjukan paspor dan izin tinggal di Kota Bandung. Bahkan diketahui mereka telah tinggal di Kota Bandung selama antara waktu 4 hingga 6 tahun dan melebihi batas waktu izin tinggal yaitu selama 60 hari.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan

 

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah

Ia mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan kejaksaan dan pengadilan negeri Bandung untuk menindak keempat warga negara asing tersebut. Mereka telah disidang dan dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana keimigrasian.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal

“Keempat orang asing bersalah dan tidak dapat memperlihatkan dan menyerahkan dokumen perjalanan atau izin tinggal. Mereka dipidana denda Rp 3.000.000,” ungkap dia.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

Setelah sidang dilaksanakan, Agung mengatakan keempat warga negara asing ini langsung menyetorkan denda sebesar Rp 3 juta. Ia mengatakan pihaknya masih menunggu salinan putusan dari pengadilan dan selanjutnya akan mendeportasi keempat orang tersebut.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024
Berita Lainnya:
Citra PSI Remuk, Koko Gemoy Rudapaksa Wanita Calon Buzzer saat Menstruasi

Mereka saat ini telah berada di ruangan detensi Kantor Imigrasi hingga menunggu dideportasi. “Terhadap keempat orang asing akan dipulangkan ke Timor Leste dan pencekalan ke Indonesia untuk beberapa waktu paling lama 2 tahun dan enam bulan berikutnya dapat dievaluasi,” kata dia.

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Selama tinggal di Kota Bandung, ia mengatakan keempat warga Timor Leste tersebut kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung. Keempatnya pun telah diwisuda.

ADVERTISEMENTS
Iklan Belasungkawa Adinda Almarhum Yafi Dhia Ulhaq Yuli

Agung mengatakan bagi warga negara asing yang hendak mengenyam pendidikan di Kota Bandung dapat mengajukan izin tinggal pelajar atau izin tinggal kunjungan. Setelah beberapa waktu, maka mereka dapat mengajukan izin tinggal terbatas.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi