Jumat, 19/04/2024 - 16:01 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

HIBURAN

Ikut Sing for Palestine, Charlotte Church Nyanyikan Lagu ‘From the River to the Sea’

ADVERTISEMENTS

Penyanyi asal Inggris, Charlotte Church. Beberapa waktu lalu, Church sempat menghadiri acara Sing for Palestine.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

JAKARTA — Penyanyi asal Inggris, Charlotte Church, sempat menuai hujatan karena memimpin paduan suara di acara “Sing for Palestine” untuk menyanyikan lagu “From the River to the Sea”. Meski menuai banyak hujatan, Church mengaku tak gentar dan akan terus menyuarakan lagu tersebut.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Saya akan melakukannya 100 kali lagi,” ungkap Church, seperti dilansir Mail Online pada Selasa (27/2/2024).

ADVERTISEMENTS

Hujatan kepada Church berasal dari kelompok Campaign Against Antisemitism, setelah video Church yang memimpin paduan suara dalam acara “Sing for Palestine” beredar di media. Campaign Against Antisemitism menuduh Church menyalahgunakan popularitasnya untuk mengajarkan lagu dengan lirik ekstrimis kepada anak-anak.

Berita Lainnya:
Drakor Populer dan Seru yang Dibintangi Kim Ji-won Selain 'Queen of Tears'

“(Church) menggunakan popularitasnya untuk mengajarkan anak-anak menyanyikan lirik ekstrimis di balai desa,” kata kelompok tersebut.

 

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Tak hanya itu, keterlibatan Church dalam menyanyikan lagu “From the River to the Sea” juga memicu amarah di tengah komunitas Yahudi. Mereka menganggap lagu “From the River to the Sea” memuat pesan antisemitisme.

Hujatan dari komunitas Yahudi dan Campaign Against Antisemitism tampaknya tak menggoyahkan pendirian Church. Wanita yang juga dikenal sebagai penulsi lagu tersebut menegaskan bahwa dia mendukung semua pesan yang terdapat di dalam lagu “From the River to the Sea”.

Berita Lainnya:
DK PBB: Jangan Halangi Pendistribusian Bantuan ke Gaza

Tak hanya itu, Church turut mengecam Israel karena telah menciptakan “neraka di bumi” melalui operasi militer mereka di Jalur Gaza.

Menurut Church, menyanyikan lagu “From the River to the Sea” dan memperjuangkan hak warga Palestina bukanlah antisemitisme. Church mengatakan fitnah yang menyatakan bahwa fitnah mengenai antisemitisme merupakan upaya untuk memecah belah keadaan.

“Anggapan bahwa (lagu ini) menyerukan genosida terhadap Israel atau penghapusan negara Israel adalah (anggapan yang) menyesatkan,” ujar Church.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi