Rabu, 24/04/2024 - 15:40 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Tuntut Rektor Dicopot, Mahasiswa UP Blokir Jalan Raya Lenteng Agung

ADVERTISEMENTS

Ratusan mahasiswa Universitas Pancasila berunjuk rasa menuntut rektor nonaktif Rektor Universitas Pancasila (UP) Jakarta Prof Dr Edie Toet Hedratno alias ETH dicopot dari jabatannya, Selasa (27/2/2024).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

 JAKARTA — Ratusan mahasiswa Universitas Pancasila (UP) melakukan aksi unjuk rasa menuntut Rektor nonaktif, Prof Dr Edie Toet Hedratno alias ETH dari jabatannya. Tuntutan ini disampaikan mahasiswa imbas dari kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan ETH terhadap dua pegawai wanita. 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Dalam aksinya, mahasiwa membakar sejumlah ban sepeda motor di tengah jalan dan memblokir Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024) sore WIB. Awalnya para demonstran melakukan orasi di halaman rektor kemudian membakar ban di halaman. Karena tak kunjung mendapat tanggapan dari pihak kampus mereka berpindah ke jalanan. 

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Usai Idul Fitri, Harga Cabai Rawit Naik di Padang Panjang

Akibat pemblokiran jalan, arus lalu lintas dari arah Depok menuju Pasar Minggu ditutup. Sejumlah kendaraan sempat dialihkan dengan melewati halaman Universitas Pancasila, tapi mahasiswa memblokir pintu masuk. Hanya selang beberapa menit pintu masuk kampus dibuka dan pengendara kembali diarahkan ke melalui halaman kampus. 

ADVERTISEMENTS

ETH Dinonaktifkan dari Jabatannya

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

 

Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP) memutuskan menonaktifkan Prof Dr Edie Toet Hedratno alias ETH dari jabatannya sebagai rektor Universitas Pancasila. Hal itu terjadi setelah ETH dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap dua orang bawahannya.

Berita Lainnya:
Menpan-RB Imbau ASN tak Perpanjang Libur Lebaran

Sekretaris Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila Yoga Satrio menyampaikan bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk menonaktifkan ETH sebagai rektor. Sehingga dengan demikian, ETH bukan dicopot atau dipecat sebagai rektor Universitas Pancasila tapi hanya menonaktifkan hingga masa jabatannya berakhir.

“Tidak mencopot tapi menonaktifkan sampai berakhirnya masa bakti Rektor tanggal 14 Maret 2024,” jelas Yoga Satrio saat dikonfirmasi.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi