Minggu, 19/05/2024 - 04:53 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMISYARIAH

OJK Buka Kolaborasi Tingkatkan Indeks Keuangan Syariah di Bali

 DENPASAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali meningkatkan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di provinsi itu dengan mengoptimalkan momentum Ramadhan 2024 melalui Program Gebyar Ramadhan Keuangan (Gerak) Syariah.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu di Denpasar, Senin (18/3/2024) mengatakan berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2022, Indeks Literasi dan Inklusi  Keuangan Syariah di Provinsi Bali masih relatif rendah yakni sebesar 9,14 persen dan 12,12 persen.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Indeks literasi dan inklusi keuangan tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan indeks literasi dan inklusi keuangan nasional sebesar 49,68 persen dan 85,1 persen.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses ada Pelantikan Direktur PT PEMA dan Kepala BPKS

“Untuk itu OJK telah menyiapkan arah dan prioritas program literasi dan inklusi keuangan syariah yang terdiri atas empat strategi utama yakni akselerasi dan kolaborasi program edukasi keuangan syariah dan pengembangan model inklusi dan akses keuangan syariah,” ujar Puji Rahayu.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
OJK Jambi: Perbankan Perkuat Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Selanjutnya penguatan infrastruktur literasi dan inklusi keuangan syariah, dukungan dan aliansi strategis literasi dan inklusi keuangan syariah dengan kementerian atau lembaga dan pemangku kepentingan lainnya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Dalam upaya meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah, OJK akan melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan melalui Gebyar Ramadan Keuangan (Gerak) Syariah.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

“Gerak Syariah bertujuan untuk mengorkestrasikan seluruh kegiatan literasi dan inklusi keuangan syariah kepada masyarakat secara merata dan masif selama bulan Ramadhan,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS

Puji Rahayu menambahkan, Gerak Syariah juga memiliki makna bahwa OJK bersama pemangku kepentingan terus bergerak menebarkan manfaat dan keberkahan melalui upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah kepada masyarakat secara kolaboratif dan masif.

ADVERTISEMENTS

OJK akan melibatkan usaha jasa keuangan syariah beserta asosiasinya, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), kementerian dan lembaga serta komunitas dan tokoh masyarakat.

Sebagai salah satu bentuk pelaksanaan Program Gerak Syariah, OJK Provinsi Bali berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan juga telah melaksanakan pelatihan literasi keuangan syariah belum lama ini.

Berita Lainnya:
Ini Alasan OJK Cabut Izin Paytren Sebagai Manajer Investasi Syariah

Pelatihan tersebut berkolaborasi dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Bali, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Pegadaian Kanwil VII Denpasar dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Bali Nusra.

Pelatihan ini diikuti oleh 181 orang peserta yang terdiri dari keluarga Besar ICMI Orwil Bali, perwakilan ormas dan komunitas islam, tokoh masyarakat dan mahasiswa dan dosen beragama Islam di Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Stikom Bali.

Dalam acara tersebut, OJK, BI, Pegadaian dan BSI menjelaskan peran masing-masing lembaga terkait keuangan syariah yang dilanjutkan dengan diskusi berbentuk panel, penyerahan santunan tunai dan paket sembako bagi ustaz/guru dari para donatur.

Melalui kolaborasi tersebut diharapkan selain mengakselerasi peningkatan indeks literasi dan inklusi syariah khususnya di Provinsi Bali, juga bersama-sama mampu mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah.

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi